Sekda Kota Probolinggo drg Ninik Ira Wibawati saat membagikan sertifikat tanah ke salah satu warga Kecamatan Kademangan. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KADEMANGAN – Setelah Kelurahan Triwung Lor dan Triwung Kidul, kali ini giliran Kelurahan Kademangan dan Pohsangit Kidul menerima sertifikat dari Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolingo. Serta penyerahan sertifikat tanah aset milik Pemerintah Kota Probolinggo di halaman Kecamatan Kademangan, Rabu (27/11) siang.

Kepala BPN Kota Probolinggo, Bambang Haryono menjelaskan tahun 2019, target verifikasi khusus wilayah Kota Probolinggo sebanyak 5.650 bidang. Dari 5.650 bidang di bagi menjadi dua Kecamatan yakni Kecamatan Kanigaran sebanyak 1.650 bidang dan Kecamatan Kademangan sebanyak 4.000 bidang. Dari 4.000 bidang tanah di wilayah Kecamatan Kademangan di bagi menjadi empat kelurahan.

“Program ini masih ada kendala salah satunya masih belum lengkap dokumen surat. Saat ini, target dari 5.650 bidang tanah. Sudah diselesaikan sebanyak 5.430 bidang tanah. Ini berkat kerjasama, baik dari pemohon, para camat dan lurah terkait serta Pemerintah Kota Probolinggo. Tanpa ada hubungan dan kerjasama dari jajaran Pemerintah Kota Probolinggo program ini tidak akan mencapai target,” ucap Bambang.

“Bagi penerima sertifikat untuk tidak meminjamkan kepada orang lain. Agar, tidak terjadi perselisihan dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan untuk bidang tanah yang masih belum terselesaikan bisa menyelesaikan secepatnya,” imbuh Kepala BPN.

Sekretaris Daerah, drg Ninik Ira Wibawati menjelaskan sertifikat tanah ini merupakan dokumen resmi kepemilikan. Untuk itu, sertifikat ini sangat penting dan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha serta mengurangi konflik.

Alhamdulillah program PTSL ini dapat terealisasi sesuai target dari Pemerintah Pusat. Meskipun, ada kekurangan dan hambatan masih dapat terselesaikan dengan baik. Saya berharap kepada masyarakat yang menerima sertifikat ini  agar benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Sertifikat ini di impan dan diamankan dengan baik,” ujar Ninik. (noviati/humas)