Temui Finalis Kang Yuk, Wali Kota Habib Hadi Beri Semangat Jelang Grand Final

Suasana saat 20 finalis Kang Yuk Kota Probolinggo menemui Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi Zainal Abidin, di rumah dinas wali kota. (Foto:Rifki/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – 20 finalis Kang Yuk Kota Probolinggo menemui Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi Zainal Abidin, di rumah dinas wali kota, Jumat (29/11) siang. Selain berkenalan langsung dengan wali kota, para finalis mendapat suntikan semangat dari orang nomor satu di Kota Probolinggo itu.

Finalis Kang Yuk berasal dari berbagai profesi dan ada yang masih pelajar. Ya, meski sempat vakum selama dua tahun akhirnya ajang pemilihan duta wisata ini kembali digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo. Siang itu, para finalis didampingi Kabid Promosi Wisata Disbudpar Suciati Ningsih, Trainer Agung Sudir Putra dan Paguyuban Kang Yuk.

Wali Kota Habib Hadi sangat kagum dan tercengang dengan kemampuan bahasa yang dimiliki sejumlah finalis. Sebab, ada finalis Kang dan Yuk menggunakan bahasa yang mereka kuasai seperti Bahasa Inggris, Bahasa Perancis, Bahasa Arab dan Bahasa Jerman.

“Ternyata banyak anak Kota Probolinggo yang luar biasa. Siap ya mempromosikan pariwisata di Kota Probolinggo? Adik-adik ini punya skill dan kemampuan, jadi harus siap memajukan dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo untuk hal positif. Karena Kota Probolinggo menjadi kota penyangga destinasi wisata,” tutur Habib Hadi.

Habib Hadi menyemangati para finalis menyambut grand final yang akan dilaksanakan pada Sabtu (30/11) malam di depan Kantor Wali Kota Probolinggo Jalan Panglima Sudirman. “Jangan takut salah, berani dulu pokoknya. Kesalahan itu terjadi karena kita ragu-ragu. Besok (30/11) harus lebih confidence,” pesannya kepada calon duta wisata Kota Bayuangga.

Banyak harapan wali kota kepada Kang Yuk, seperti menjadikan mereka agen untuk memberi contoh hal yang positif kepada anak-anak. Meminta Kang Yuk terlibat dalam penyelenggaraan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) tahun 2020.

Bagi Habib Hadi, 20 finalis ini sudah menjadi bagian dari Kota Probolinggo yang luar biasa. Mereka juga punya catatan bersejarah dalam hidupnya dengan pernah menjadi finalis Kang Yuk, sebab tidak semua orang bisa mendapat kesempatan yang sama.

“Besok (hasil grand final) bagi yang kalah pokoknya jangan kendor. Karena kalian masih punya kesempatan berkontribusi untuk Kota Probolinggo. Untuk yang menang, mari bersama-sama pemerintah memajukan Kota Probolinggo khususnya di bidang pariwisata dan lainnya yang positif,” kata Habib Hadi.

Selain itu, wali kota meminta kembali bertemu dengan Kang Yuk agar bisa mengembangkan inovasi mengingat pemerintah juga membutuhkan banyak masukan. Ia akan mengundang Kang Yuk untuk berdiskusi tentang pembangunan di Kota Probolinggo.

Pada kesempatan itu, Habib Hadi pun menjelaskan berbagai upayanya menggairahkan wisata di Kota Probolinggo. Salah satunya mengembangkan wisata Pantai Permata Pilang agar lebih banyak pengunjung dan menarik bagi investor.

Kabid Promosi Wisata Suciati Ningsih menambahkan, pertemuan finalis Kang Yuk dengan wali kota diharapkan bisa menjadi penyemangat mereka menghadapi grand final. Selain bertemu wali kota, finalis ini juga berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kota Probolinggo.

“Proses dan persiapan yang singkat ini tidak boleh mengurangi kualitas finalis Kang Yuk Kota Probolinggo tahun 2019. Dengan gemblengan dan pembekalan dari para profesional selama di karantina, saya rasa mereka siap menyandang status sebagai duta wisata di Kota Probolinggo,” ujar Suci. (famydecta/humas)