Pemanfaatan Mimba Menjadi Pestisida Nabati

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN- Pelaksanaan Program Iptek Bagi Wilayah (IBW) di Kota Probolinggo tahun 2017, yang telah dilakukan di Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, memasuki tahap ke-3. Program IBW ini telah berlangsung selama tiga tahun silam, sejak tahun 2015 hingga sekarang. 

Pelaksanaan IBW di Kecamatan Kademangan bersinergi dengan IKIP Budi Utomo Malang dan Polinema (Politeknik Negeri Malang), untuk melaksanakan pelatihan, pendampingan dan pemanfaatan mimba menjadi pestisida nabati. Lokasi pelaksanaan IBW diantaranya di dua wilayah Kecamatan Kademangan yaitu Kelurahan Posangit Kidul dan Kelurahan Pilang.

Sebagai nilai akhir kegiatan IBW, Bappeda Penelitian dan Pengembangan Kota Probolinggo menggelar Seminar Akhir Program IBW tahun 2017 di Gedung Sabha Bina Praja, Kantor Wali Kota Probolinggo, Jumat (17/11). Sebanyak 100 peserta yang ikut kegiatan tersebut terdiri dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, tim teknis IBW dan kelompok tani.

“Seminar ini untuk memaparkan hasil dan evaluasi program tahun 2017. Sebagai dasar program IBW di tahun 2018 mendatang dan mengsinergikan program IBW dengan kebijakan dan dukungan Pemerintah Kota Probolinggo,”ujar Sekretaris Bappeda Litbang, Sonhaji.

Mimba adalah salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pestisida nabati. Mimba memiliki beberapa keunggulan diantaranya tidak menyebabkan keracunan pada makanan dan menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas dari pestisida kimia. ”Pemanfaatan mimba sangat menguntungkan bagi para petani, selain murah dan juga mudah dibuat,” jelas Ketua Kelompok Tani, Didik.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Rukmini menjelaskan program IBW merupakan program kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. Dalam rangka mengenalkan ilmu pengetahuan, pemanfaatan dan teknologi bagi masyarakat Kota probolinggo.  Program IBW mempunyai target untuk mempercepat penyampaian pelaksanaan program-program pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), terciptanya kemandirian teknologi bagi komunitas masyarakat dalam bidang usaha kecil menengah (UKM) dan pertanian. Serta terciptanya lingkungan yang bersih dalam teknologi pemanfaatan daur ulang limbah.

Di wilayah Kecamatan Kademangan banyak sumber daya alam, bahan baku yang melimpah tetapi kurang banyak orang mengetahui atau tidak dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah Kota Probolinggo bersama IKIP Malang melalui program IBW ini hadir dan terdorong untuk memanfaatkan tanaman mimba. “Tujuannya untuk mengganti pestisida kimia yang selama ini dipergunakan banyak petani untuk membasmi hama tanaman,” terang Rukmini.

Menurutnya, permasalahan yang dialami oleh masyarakat yaitu bagaimana mengelola potensi sumber daya lokal, ketidaktahuan dan tidak mengerti bagaimana mengelola memanfaatkan, dan menemukan peluang yang ada untuk menghasilkan satu produk  yang bernilai tinggi. 

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Kota Probolinggo semakin luar biasa bagi kelompok tani yang sudah mendapatkan pelatihan jangan berhenti untuk berkarya, lanjutkan, teruskan, jangan menyerah untuk kesejahteraan kita semua,” ujar Wali Kota Rukmini. (noviati/humas)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.