Wali Kota Ajak Komunitas Milenial Ikut Membangun Kota

Suasana saat Wali Kota Habib Hadi cangkrukan dengan para komunitas milenial. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Visi Pemerintah Kota Probolinggo “Bersama Rakyat Membangun Kota Probolinggo yang Lebih Baik” bukan isapan jempol semata. Wali Kota Hadi Zainal Abidin pun melakukan aksi nyata mengajak komunitas milenial yang ada di Kota Probolinggo untuk mewujudkan visi itu. Seperti yang disampaikan saat cangkrukan bareng komunitas milenial di Museum Probolinggo, Senin (9/12) malam.

Komunitas yang ikut cangkrukan malam itu seperti komunitas youtuber, start up hingga Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang ada di Kota Probolinggo. Wali Kota Habib Hadi didampingi Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Imam Pauji dan Kasdim 0820 Mayor Inf Miftah Puaddi.

Menurut Habib Hadi, banyak masyarakat yang tidak kenal dengan Kota Probolinggo maka perlu adanya gerakan memperkenalkan kota ini. Jika warga Kota Probolinggo sendiri tidak peduli maka akan merugikan diri sendiri karena tidak bisa mengenalkan kota yang aman, nyaman, damai dengan warga yang sangat toleran sehingga tidak terjadi perpecahan.

“Untuk itu, saya berharap kepada seluruh teman-teman komunitas, tanpa kebersamaan jangan harap Kota Probolinggo disenangi oleh masyarakat. Kalau bukan kita, siapa lagi membuat kota menjadi lebih maju dan lebih baik,” serunya.

“Komunitas ini harus kita rangkul, kita libatkan dalam kegiatan apapun di Kota Probolinggo. Zaman sekarang, zaman milenial dan anak muda identik dengan IT. Komunitas punya ide bagaimana menciptakan apa yang kita harapkan dengan pemerintah ini,” imbuh Habib Hadi.

Wali kota pun mengingatkan langkah pengembangan wisata di Kota Probolinggo, mengingat kota ini menjadi penyangga destinasi wisata Bromo Tengger Semeru. “Event skala kecil kita kembangkan, jangan yang jelek saja. Contohnya sapi brujul ini sudah bagus. Diceritakan melalui foto, video yang dikemas apik melalui komunitas masing-masing,” ungkapnya.

“Ini yang menjadi harapan pemerintah. Tanpa bersama-sama tidak akan terwujud. Kita semua punya kewajiban untuk memberikan edukasi pada masyarakat. Melalui komunitas yang ada harus kita tunjukkan bahwa di kota kecil tapi orangnya tidak kalah dengan daerah lain. Kota kecil yang banyak orang hebat,” katanya menyemangati.

Cangkrukan yang dimotori Dinas Komunikasi dan Informatika setempat itu diakhiri dengan mempertontonkan paparan dari masing-masing komunitas. Diantaranya Dewan Kesenian Pak Harto (kesenian urban), Photography and Sharing, Start Up lemele.com, Youtuber Probolinggo dan Info Masyarakat Probolinggo (IMP).

“Potensi komunitas ini sungguh luar biasa. Mari bergandeng tangan, bersama-sama berkolaborasi untuk menatap masa depan Kota Probolinggo lebih baik,” tegas Habib Hadi. (famydecta/humas)