Bunda PAUD Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin memberi semangat kepada siswi PAUD saat mengikuti lomba kolase. (Foto:Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KEDOPOK – Sebanyak 2000 anak dan orangtua serta 100 guru memadati Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan (RTHKP), Rabu (11/12) pagi. Mereka mengikuti lomba kolase oleh guru, anak beserta orangtua dalam rangka Hari Guru Nasional dan menyambut Hari Ibu.

Secara resmi lomba itu dibuka Bunda PAUD Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin. Dalam laporannya, Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia) Kota Probolinggo, Sapiah menjelaskan, sejumlah kegiatan IGTKI selama tahun 2019 telah sukses dilaksanakan.

Seperti pawai taaruf, pawai budaya, fashion show, lomba kaligrafi, lomba guru dan murid, senam massal sekaligus melepas 6000 balon dan Bunda Paud membacakan buku cerita. “Kami kagum kepada beliau (Bunda Paud) karena sangat antusias membacakan cerita untuk anak-anak se-Kota Probolinggo. Dari kegiatan tersebut Kota Probolinggo masuk empat besar mewakili Jawa Timur di tingkat nasional,” ujar Sapiah.

Dalam rangka Hari Guru dan Hari Ibu 2019, IGTKI menggelar lomba kolase guru anak beserta orangtua untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Probolinggo. “Menumbuhkan kreativitas dan kemandirian anak, kekompakan anak bersama orangtua untuk mencerdaskan anak bangsa yang berkarakter dan berakhlak mulia,” jelasnya lagi.

Bunda PAUD Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin memberikan sambutan saat membuka lomba kokolase dalam memperingati hari guru. (Foto:Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo) 

Sementara itu, Bunda Paud Aminah Hadi Zainal Abidin menyatakan, lomba ini sebagai momentum kebersamaan orangtua serta anak, dan membentuk generasi emas berkarakter, berakhlak mulia dan menanamkan sikap yang baik.

“Lomba ini untuk guru agar terus kreatif dan berinovasi. Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk IGTKI atas segala ikhtiarnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” terang Aminah.

Setelah membuka lomba secara resmi, Bunda Paud meninjau ke masing-masing kelompok peserta, melihat sejauh mana kreasi yang sudah dibuat. Ia pun berpesan kepada orangtua agar terus mendampingi anak-anaknya, melanjutkan pengetahuan untuk dilatih di rumah. Karena mendidik anak tidak sepenuhnya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. (famydecta/humas)