UMKM Diminta Manfaatkan Dana Bergulir

image_pdfimage_print

 

MAYANGAN – Pelaku Usaha Mikro , Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Probolinggo selalu mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. “Hal tersebut karena keberadaan UMKM merupakan penopang ekonomi daerah,” kata Wali Kota Probolinggo Rukmini. Hal ini disampaikan Rukmini saat bersilaturahmi dengan 100 pelaku UMKM di gedung Puri Manggala Bhakti, Kamis (23/11) untuk bersilaturahmi dengan para pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan ini, wali kota juga mengatakan kepada para pelaku UMKM untuk menggunakan kesempatan yang diberikan oleh Pemkot Probolinggo. “Pemerintah mempunyai dana bergulir sebesar lima milyar rupiah yang dibagi dan ditaruh di dua badan keuangan, yakni Bank Jatim dan BPR Jatim,” kata wali kota. 

Dia menjelaskan dana bergulir tersebut merupakan pinjaman dengan bunga ringan yang diberikan oleh pemerintah untuk menambah modal bagi para pelaku usaha. “Maksimal pinjaman yang diberikan sebesar dua puluh juta rupiah, dan ingat, ini bukan bantuan/hibah, jadi penerima dana harus mengembalikan pinjaman tersebut, jangan sampai menjadi kredit macet,” terangnya.

Pemkot Probolinggo tidak hanya menyediakan pinjaman modal, tapi juga berusaha memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Kita juga membantu untuk memasarkan produk-produk dari UMKM dengan mengikuti berbagai pameran, bahkan dengan mengadakan berbagai event di dalam kota misalnya, SPKP (Semarak Pagi Kota Probolinggo), Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo), Pasar Tugu (Sabtu Minggu) yang ada di Alun-alun,” kata Rukmini.

Wali kota sangat mengharapkan UMKM yang ada di ini semakin berkembang. “Karena dengan adanya UMKM, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan meningkat, dan tentunya masyarakat akan lebih mandiri dan juga akan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” kata wali kota. 

Silaturahmi ini merupakan kegiatan rutin yang digagas oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo. “Kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi wali kota dengan pelaku UMKM, juga bertujuan sebagai ajang evaluasi dari program-program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendukung perkembangan UMKM di Kota Probolinggo,” kata Gatot Wahyudi, Kepala DKUPP Kota Probolinggo. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.