Wali Kota: Media Harus Objektif dan Berimbang

image_pdfimage_print

 

BATU – Peran media di era globalisasi saat ini cukup signifikan, mengingat masyarakat sangat haus akan informasi dalam bentuk apapun. Ini merupakan salah satu peran yang harus diemban media. Dalam memuat sebuah berita, media harus memberikan informasi yang objektif, bertanggung jawab dan berimbang kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Wali Kota Rukmini saat menghadiri Media Gathering yang digelar Bagian Humas Protokol Kota Probolinggo, Senin (27/11), di Hotel Pohon Inn, Batu. Acara ini digelar selama dua hari dengan melibatkan 35 peserta dari media cetak, televisi, hingga online serta 5 pejabat fungsional pranata humas di lingkungan Pemerintah Kota Prooblinggo.

Sesuai dengan temanya, “Peran Media dalam Pembangunan Daerah” acara ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan insan pers di Kota Probolinggo. Rukmini mengatakan media juga berperan sebagai ‘agent of change’ yang dapat memberikan inspirasi dan pengaruh positif kepada masyarakat melalui berita yang dimuat.

“Oleh karena itu, media harus memberikan informasi yang objektif, bertanggung jawab, dan berimbang pada masyarakat. Media harus mengetahui informasi apa saja yang saat ini dibutuhkan masyarakat dan informasinya harus memenuhi kebutuhan masyarakat dari segala kalangan,” tutur Rukmini.

Salah satu narasumber yang hadir, Kurniawan Muhammad menyatakan bahwa baik pemerintah daerah maupun media harus bisa saling bersinergi untuk dapat mewujudkan good governance. Kedua belah pihak harus saling mendukung dalam proses pembangunan daerah.

Wartawan senior Jawa Pos yang telah berkiprah sejak 1997 ini menyatakan media dapat mendukung pembangunan daerah dengan memberikan rekomendasi atau masukan dalam bentuk berita kepada pemerintah daerah. 

“Kami (Jawa Pos) juga melakukan hal tersebut untuk mendukung pemerintah. Kami pernah bekerjasama dengan Pemkab Malang dalam memetakan potensi pariwisata Malang dengan membuat tim ekspedisi untuk mengeksplor sejumlah potensi tempat pariwisata,” jelas Kurniawan.

Malam harinya, Rachmat Krisyantono, Ketua Program Studi S2 Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Brawijata Malang menyajikan materi tentang Menggapai Publisitas Media. Sedangkan di hari ke-2, hadir pula Kabag Media dan Dokumentasi, Biro Humas Provinsi Jawa Timur, Arif Lukman. Ia menyatakan bahwa humas harus dapat bermitra dengan baik dengan wartawan. Bahkan, humas juga harus menunjukkan rasa perhatian kepada wartawan ketika mereka tertimpa musibah.

“Ini penting karena dapat menunjukkan sisi humanisme dari humas. Ketika wartawan atau keluarganya tertimpa musibah, humas selayaknya dapat menunjukkan perhatiannya kepada wartawan untuk menunjukkan sisi humanisme,” jelas Arif. (alfien/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.