Salah satu penampilan anak-anak Kota Probolinggo dalam memeriahkan acara forum anak di halaman CGV Wijaya Kusuma. (Foto:Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Festival anak digelar Forum Anak Kota Probolinggo berlangsung meriah, Rabu (18/12) pagi, di halaman CGV Wijaya Kusuma. Berbagai atraksi penampilan anak-anak Kota Probolinggo ditampilkan di acara tersebut.

Saat tiba di lokasi acara, Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri, Sekda drg Ninik Ira Wibawati, Bunda PAUD Aminah Hadi Zainal Abidin dan Ketua Perwosi Diah Kristanti Subri disambut penampilan Polisi Cilik (Pocil) Polres Probolinggo Kota.

Rombongan kemudian meninjau stand yang memamerkan Sekolah Adiwiyata, Detektif Cilik Menyusuri Sungai Memantau Bersama (Diksun Mama), Dinas Kesehatan, Sekolah Ramah Anak SD Tisnonegaran 1, Perpustakaan dan Kearsipan, Kampung Ramah Anak.

Ratusan anak-anak PAUD se-Kota Probolinggo pun ikut tampil membawakan senam masal disambung dengan kesenian samroh dari Kecamatan Wonoasih. Tidak hanya menggelar gebyar festival anak, Forum Anak juga mengadakan lomba daur ulang dan storytelling.

Ketua Forum Anak Kota Probolinggo Devin Rianto menjelaskan, festival anak dilaksanakan untuk pengembangan Kota Layak Anak (KLA) dalam pemenuhan hak anak dalam waktu luang sesuai bakat dan minatnya.

“Meningkatkan jejaring pemerintah dengan masyarakat termasuk organisasi masyarakat, dunia usaha, media agar lebih meningkatkan kepedulian kepada anak serta menuju Indonesia layak anak tahun 2030,” jelasnya.

Wali Kota Habib Hadi memberikan penghargaan kepada salah satu anak yang berprestasi. (Foto:Agus/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin dalam sambutannya mencontohkan, saat Satpol PP Menggelar razia pelajar ada 59 anak yang terjaring baik itu dari Kota dan Kabupaten Probolinggo. Wali kota tidak ingin ini terjadi dan terus terulang, karena ia tidak ingin generasi masa depan Kota Probolinggo suram karena salah pergaulan.

Pemerintah Kota Probolinggo berhasil mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak, yang artinya kota ini komitmen dengan pemenuhan hak-hak anak. “KLA Madya harus didukung dengan kondisi fakta dan nyata di tengah beratnya tantangan dalam tumbuh kembang anak,” ujar Habib Hadi.

“Tentunya kami ingin mendorong forum anak sebagai pelopor dan pelapor apabila ada suatu hal yang terjadi. Forum anak bisa menjadi solusi supaya anak-anak tidak salah jalan, tidak salah pergaulan,” pesan orang nomor satu di Kota Probolinggo ini. Usai acara ceremonial, siswa Sekolah Luar Biasa pun ikut bernyanyi menghibur undangan yang sempat dibuat haru. (famydecta/humas)