Korpri Harus Terus Memperbaiki Diri

image_pdfimage_print


MAYANGAN – Peringatan HUT Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Di HUT ke-46 ini, Pemerintah  kota Probolinggo  menggelar beberapa lomba yang diikuti oleh seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Diantaranya, lomba pengucap UUD 1945, lomba pengucap Panca Prasetya Korpri, lomba Korpri Voice, tenis meja kelas tunggal eksekutif, tenis meja kelas beregu umum, tenis meja, serta pertandingan bola voli.
Rabu, (29/11) para pemenang menerima hadiah yang diserahkan usai upacara peringatan HUT Korpri ke-46 di Alun-Alun Kota Probolinggo oleh Wali Kota Rukmini. Upacara yg dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini, selaku Dewan Pembina Korpri menjadi sedikit berbeda. Pasalnya, pagi itu pengucap UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri mengucap tanpa teks. Mereka adalah para juara pertama, Mike Irbawati dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik pemenang lomba pengucap UUD 1945, dan Alfi Hidayat dari PDAM pemenang lomba pengucap Panca Prasetya Korpri.
Tegas, lugas dan berwibawa nampak jelas saat keduanya bertugas. Dengan sangat yakin mereka mengucap tanpa teks dihadapan seluruh undangan dan peserta upacara. Lomba yang digelar setiap tahunnya ini menjadi sebuah harapan bagi Pemerintah Kota setempat.  Agar setiap angggota Korpri mampu menghayati dan bisa menunaikan tugas  kewajibannya sesuai dengan UUD 1945 serta menjunjung tinggi Panca Prasetya Korpri.
Seperti kutipan sambutan Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Rukmini yakni, setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. “Jangan pernah berhenti berinovasi, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” terangnya. (malinda/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.