Wali Kota memberikan sambutan saat membuka kejuaraan catur pelajar di Aula Kelurahan Mangunharjo. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Probolinggo menggelar kejuaraan catur pelajar wali kota cup se-Kota Probolinggo, 18-19 Desember di Aula Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Wali Kota Hadi Zainal Abidin hadir untuk membuka kejuaraan yang diikuti 144 peserta itu.

Kegiatan ini merupakan program kerja Percasi Kota Probolinggo tahun 2019 dalam rangka mencari bibit baru atlet catur dari pelajar SD/MI, SMP/MTs/ SMA/SMK/MA. Karena seperti yang kita ketahui, prestasi atlet catur di Kota Probolinggo tembus hingga ke kancah nasional.

“Mudah-mudahan bisa menjadi media bagi anak-anak untuk bisa mengembangkan minat dan bakat. Banyak prestasi yang diraih dan semua bibit-bibit baru juga ikut mengharumkan nama Kota Probolinggo,” harap Ketua Percasi Kota Probolinggo M Abas.

Selama ini, Percasi berlatih di pelataran GOR A.Yani yang dirasa kurang representatif. Untuk itu Ketua Percasi sempat meminta sebuah tempat agar atlet catur memiliki tempat yang lebih memadai untuk berlatih.

Wali Kota Habib Hadi mengakui, catur merupakan olahraga yang mengutamakan otak. “Yang hadir disini sangat luar biasa, punya semangat, keuletan untuk terus belajar. Semua peserta harus punya semangat berprestasi seperti seniornya,” ujar orang nomor satu di Kota Probolinggo.

Keseruan saat Habib Hadi turut bermain catur dengan salah satu peserta kejuaraan catur antar pelajar. (Foto: Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Belum bisa mengabulkan permintaan tempat baru untuk berlatih catur, wali kota menawarkan rumah dinasnya dijadikan tempat latihan. “Saya akan siapkan empat meja atau berapa di rumah dinas. Sewaktu-waktu, seminggu sekali bisa main disana. Disitu ada garden jadi bisa sambil main, ada mushola dan bisa istirahat. Orangtua pun bisa mengawasi anaknya,” kata Habib Hadi disambut tepuk tangan antusias peserta.

“Yang ada ini dulu ya secara bertahap nanti disepakati hari apa, mau latihan berapa kali. Silahkan yang penting dikabari dulu,” sambungnya.

Perhatian wali kota tidak hanya pada cabor catur, ia berkomitmen semua cabor di Kota Probolinggo mendapat perhatian penuh. Sayangnya, diakui oleh Habib Hadi bahwa pada tahun anggran 2020 sudah dibahas jadi tidak bisa menambahkan anggaran.

“Nanti di tahun 2021 saya minta dimaksimalkan sehingga semua cabor bisa tersentuh. Apa yang jadi kendala bagi pengurus bisa tersampaikan dan terselesaikan dengan baik,” harapnya. Pembukaan kejuaraan itu ditandai dengan permainan catur Habib Hadi dengan salah seorang atlet. Mereka menggunakan pion berukuran besar. (famydecta/humas)