Pembangunan Infrastruktur Masih 17 Persen

image_pdfimage_print


Menjelang akhir tahun 2017, jumlah infrastruktur yang ada di Kota Probolinggo masih mencapai 17 persen. Jumlah ini masih separo dari jumlah yang diinstruksikan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Hal ini disampaikan Wali Kota Rukmini saat menghadiri Diseminasi Data Hasil Pembangunan Sarana Prasana Kota Probolinggo Tahun 2017 di Gedung Shaba Bina Praja, Senin (4/12).
“Gubernur menginstruksikan bahwa infrastruktur di Kota Probolinggo harus mencapai 35%. Kondisi eksisting saat ini masih mencapai 17%, kurang lebih baru separo dari harapan Pak Gubernur,” tutur Rukmini.
Oleh karena itu, Rukmini berharap agar pembangunan infrastuktur harus ditingkatkan lagi untuk mencapai target. Untuk tahun ini, ia berpesan agar segala kegiatan pembangunan yang belum selesai agar dipercepat penyelesaiannya.
“Untuk yang sudah selesai agar dipantau terus perkembangannya. Apabila ada yang rusak segera diperbaiki agar masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan tersebut,” ujar Rukmini.
Sementara itu, berdasarkan data hasil pembangunan tahun ini, Pemerintah Kota Probolinggo telah melaksanakan sejumlah perbaikan jalan di beberapa titik di Kota Probolinggo. Perbaikan ini meliputi pembangunan hot mix di Jalan Musi, Jalan Indragiri, dan beberapa titik lainnya.
Salah satu pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan adalah pengembangan bundaran Gladak Serang. Bundaran Gladak Serang (Glaser) yang kini menjadi salah satu ikon Kota Probolinggo akan menjadi salah satu infrastuktur yang dapat dikunjungi oleh masyarakat setempat di waktu senggang.
“Bundaran Glaser sebagai salah satu ikon kita, akan kita lengkapi nanti dengan pembangunan air mancur yang megah. Saya kepingin nantinya air mancur ini dapat dioperasikan pada malam hari masing-masing pada jam 6 petang, jam 7, jam 8, dan jam 9 malam. Paling tidak nanti tampilannya sekitar 15-20 menit. Kita sudah bekerjasama dengan Bandung Investindo untuk membuat air mancur Glaser dilengkapi dengan tampilan laser,” jelas Rukmini.
Rukmini mengatakan bahwa tampilan air mancur ini juga diiringi dengan musik sehingga gerakan air mancur akan mengikuti alur musik yang dimainkan. “Nanti juga akan disiapkan tempat untuk penonton serta kuliner,” terang Rukmini. (alfien/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.