Wali Kota Bagikan Makanan Padat Gizi Untuk Balita dan Lansia.

Wali Kota Habib Hadi saat membagikan makanan padat gizi kepada salah satu warga lansia. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Untuk mengantisipasi terjadinya gizi buruk, Pemerintah Kota Probolinggo melakukan bhakti sosial dengan memberikan makanan padat gizi pada balita dan warga lanjut usia (lansia). Secara simbolis Wali Kota Habib Hadi yang didampingi Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri dan Sekda drg Ninik Ira Wibawati memberikan makanan padat gizi tersebut di Aula Kecamatan Mayangan, Jumat (20/12).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Hery Siswanto menyampaikan tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan percepatan penurunan stunting pada balita, dan meningkatkan status gizi pada lansia di Kota Probolinggo. “Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan orang tua balita tentang nutrisi pada balita guna mencegah stunting, mencegah defisiensi mineral dan vitamin pada lansia serta mencegah terjadinya masalah gizi lebih dan gizi kurang pada balita,“ jelas Hery.

Adapun jumlah balita dan lansia yang mendapatkan makanan padat gizi diantaranya balita posyandu RW II Kelurahan Mayangan sebanyak 50 balita, kader posyandu lansia Kecamatan Mayangan sebanyak 9 orang dan kader posyandu balita Kecamatan Mayangan sebanyak 8 orang. Makanan gizi lansia berupa susu anlene satu kotak perorang, sedangkan balita berupa biskuit sebanyak 6 sachet per balita serta dilakukan penimbangan untuk balita.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Sekda saat mengecek secara langsung proses penimbangan balita. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo) 

Wali Kota Habib Hadi menjelaskan keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dan swasta. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan memantapkan visi yakni masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. Dengan salah satu misi yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani.

“Untuk mencapai visi dan misi tersebut diperlukan kegiatan yang dapat menciptakan partisipasi masyarakat dalam bidang kesehatan, adapun kegiatan yang dapat menciptakan partisipasi masyarakat di bidang kesehatan salah satunya adalah posyandu. Dimana posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan,” kata Habib Hadi.

Habib Hadi mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih kreatif lagi dalam mengolah makanan yang akan diberikan kepada anak. “Saya mengimbau untuk ibu-ibu lebih kreatif lagi dalam mengolah makanan yang akan diberikan keanaknya, sehingga dapat menambah nafsu makan anak, jangan biarkan begitu saja jika anaknya tidak mau makan,” tutur Habib Hadi.

Dalam kesempatan tersebut Habib Hadi menginformasikan kepada seluruh masyarakat, dalam bidang kesehatan Pemerintah Kota Probolinggo telah menggratiskan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat Kota Probolinggo, dan sudah menyediakan mobil ambulan disetiap kelurahan untuk sementara sejumlah 18 unit ambulan. (soni/humas)