Wali Kota Habib Hadi menanam pohon mangrove di kawasan Pantai Permata Pilang. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KADEMANGAN – Usai sudah gelaran camping seru ala keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo, yang berlangsung selama dua hari satu malam, 20-21 Desember. Meskipun tidak full di hari kedua, namun penutupan camping berlangsung seru dipimpin Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Mengawali pagi di hari kedua, Sabtu (21/12), peserta berjumlah 119 orang melaksanakan jelajah pantai sekaligus menanam pohon mangrove di kawasan Pantai Permata Pilang. Jaraknya sekitar 2 km dari tenda peserta camping.

Disambung kemudian permainan olahraga tradisional seperti tarik tambang, enggrang dan klompen raksasa. Permainan ini melawan kepala OPD, sekretaris, camat, lurah dan anggota Satpol PP.

Sekda drg Ninik Ira Wibawati berpendapat, camping ini memperkenalkan Pantai Permata sekaligus mengakrabkan keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo. “Tempat ini bisa ditambah fasilitas yang instagramable, akses paving juga ditambah agar mudah dilewati. Acara ini enak kok, seru sekali,” ujar sekda yang mengaku bisa tidur meski di tenda.

Inilah keseruan saat bermain bola voli wali kota dengan para pejabat lainnya. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)

Sementara itu, Wali Kota Hadi Zainal Abidin kembali mengingatkan seluruh pejabat harus bersama-sama saling mengisi satu sama lain dan tidak boleh ada ganjalan. Karena semua mempunyai tujuan yang sama ingin membawa Kota Probolinggo lebih baik lagi.

“Seluruh ASN yang kena mutasi, ayo diterima dengan enjoy. Dimanapun bisa tetap enjoy demi masyarakat. Semua harus kompak dan komitmen,” ujar Habib Hadi yang mengaku sebenarnya tidak tega mengajak camping. Namun kegiatan ini tetap harus ia laksanakan untuk mempersatukan keluarga besar Pemkot Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Hadi juga mengajak pejabat yang sudah purna tugas seperti mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sariadi dan mantan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukarning Yuliastuti. “Karena persahabatan itu harus dihargai sampai kapanpun. Jangan karena lepas tugas tidak nyambung silaturahminya,” imbuh wali kota.

Camping yang sederhana dan murah meriah, tidak perlu di hotel mahal dan keluar banyak biaya ini disebut bisa menghilangkan stres karena aktivitas di kantor. Camping juga sejenak mengilangkan penat sebelum kembali beraktivitas di pemerintahan keesokan harinya.

“Mohon maaf ada aktivitas yang terganggu, harusnya kumpul bersama keluarga tapi kumpul dengan keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo karena kita punya komitmen untuk Kota Probolinggo,” ungkap Habib Hadi.

Camping ditutup dengan pemberian hadiah kepada pemenang permainan, kemudian “mandi bareng” saat apel penutupan. Petugas pemadam kebakaran tiba-tiba menyemprotkan air dari arah atas ke seluruh peserta, termasuk wali kota dan wakil wali kota. “Di waktu yang singkat ini, mudah-mudahan banyak hikmah yang didapatkan seluruh peserta,” ujar Ketua Panitia, Zainullah. (famydecta/humas)

Inilah keseruan dihari terakhir acara camping keluarga besar Pemerintah Kota Probolinggo. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)