Wakil Wali Kota Soufis Subri saat memberikan arahan dalam rapat HLM. (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

MAYANGAN – Untuk mengatasi kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Probolinggo menggelar rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID) di lantai II Orin Hall’n Resto, Jumat (20/12).

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Wawan Soegyantono menyampaikan kondisi inflasi di Kota Probolinggo, berdasarkan data pada bulan November 2019, secara kumulatif sebesar 1,70 persen. Inflasi di Kota Probolinggo bila dibandingkan dengan target pemerintah pusat sebesar 3,5 plus minus 1 persen.  Maka, inflasi di Kota Probolinggo masih dibawah target, dengan kategori inflasi masih terkendali.

“Tujuan dari rapat HLM ini, untuk meningkatkan koordinasi dengan OPD terkait, distributor dan gabungan kelompok tani agar dapat bekerja sama dalam menekan laju inflasi,” ujarnya.

Wakil Wali Kota, Mochammad Soufis Subri menyampaikan rapat High Level Meeting TPID ini, untuk menstabilkan harga barang maupun jasa, menjelang Natal dan Tahun Baru. Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen, pengendalian inflasi merupakan salah satu tujuan dalam mendukung visi pemerintah kota setempat yaitu mewujudkan membangun bersama masyarakat Kota Probolinggo yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman dan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada TPID Kota Probolinggo yang telah berusaha keras menjaga inflasi. Sehingga, inflasi di Kota Probolinggo tetap aman dan terkendali,”ujarnya

Subri juga menyampaikan inflasi yang terkendali merupakan faktor utama dalam meningkatkan daya saing potensi wilayah. Untuk, menjaga pendapatan riil masyarakat dan menjaga iklim usaha yang kondusif. Yang berdampak pada naiknya penciptaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan dan kesejahteraan Masyarakat.

“Oleh karena itu, inflasi stabil mutlak diperlukan untuk dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan. Serta, terjangkaunya daya beli masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (noviati/humas)

Suasana berlangsungnya rapat HLM Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID) di lantai II Orin Hall’n Resto, Jumat (20/12). (Foto:Rizal/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)