Wali Kota Habib Hadi saat membagikan APAR ke perwakilan dari MUI Kota Probolinggo. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)
image_pdfimage_print

KANIGARAN – Meminimalisir peristiwa kebakaran di Kota Probolinggo, pemerintah setempat membagikan 223 APAR (alat pemadam api ringan) kepada masyarakat. Wali Kota Hadi Zainal Abidin didampingi Wawali Mochammad Soufis Subri dan Sekda drg Ninik Ira Wibawati menyerahkan bantuan APAR tersebut.

Sebanyak 223 APAR diserahkan kepada Kodim 0820 Probolinggo, Yon Zipur 10 Kompi A dan B, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Sebelum penyerahan dilaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Tercatat sepanjang tahun 2019 ada sekitar 45 kejadian kebakaran, 20 kebakaran karena pembakaran lahan, sisanya karena kelalaian meninggalkan dapur dengan kondisi kompor keadaan hidup.

“Nantinya APAR tersebut bisa diserahkan ke masjid, mushola, gereja, klenteng dan tempat lainnya yang ada di bawah naungan empat institusi dan organisasi tersebut,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Agus Efendi, dalam laporannya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Habib Hadi mengingatkan, peristiwa kebakaran yang terjadi menjadi pembelajaran untuk lebih waspada. Pemerintah Kota Probolinggo melakukan upaya preventif berupa kesiapsiagaan semua unsur menghadapi bencana kebakaran.

“APAR yang dihibahkan ini bisa diletakkan di beberapa tempat. Saya pun mengimbau semua kantor OPD, perkantoran, sekolah apalagi perusahaan harus menyediakan APAR sebagai langkah penting sebab APAR berfungsi mematikan api kecil sebelum api membesar,” terang Habib Hadi.

Habib Hadi juga meminta ada penambahan armada dan kelengakapan untuk pemadam kebakaran. Jika petugas dirasa kurang wali kota pun mempersilahkan melakukan rekrutmen. (famydecta/humas)

Wali Kota Habib Hadi melakukan penandatanganan NPHD pembagian 233 APAR. (Foto:Welly/Humas dan Protokol Setda Kota Probolinggo)