Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilukada

image_pdfimage_print

 

KADEMANGAN – Tahun 2018 merupakan tahun politik dimana diselenggarakan pemilihan umum untuk memilih kepala daerah yang baru. Tercatat di Jawa Timur ada 18 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pemilukada, salah satunya adalah Kota Probolinggo. Dan, satu pemilihan di tingkat provinsi untuk pemilihan gubernur. Menyambut agenda tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo menjadikan tema Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) yakni, “Ayo!! Sukseskan Pemilukada 2018, Miliki KTP Elektronik atau Surat Keterangan Perekaman sebagai Syarat Terdaftar Pemilih”.

Wali Kota Rukmini mengharapkan masyarakat Kota Probolinggo untuk melengkapi persyaratan sebagai pemilih. “Jangan sampai pemilih terkendala dokumen untuk melengkapi persyaratan sebagai pemilih, pastikan masyarakat memiliki KTP elektronik atau surat keterangan perekaman sehingga pemilih tidak kehilangan hak pilih mereka di pemilukada mendatang,” terang wali kota. 

Rukmini juga mengharapkan agar kerusuhan yang terjadi pada pemilukada tahun 2013 lalu tidak terulang. “Jaga keadaan kota yang kondusif ini tetap kondusif, jangan sampai ada kerusuhan sampai pemilukada selesai,” harapnya.

Seperti SPKP sebelumnya, dalam kegiatan ini digelar berbagai macam hasil Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) Kota Probolinggo. “Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi Pemkot Probolinggo untuk memberi kesempatan para UMKM mempromosikan dan  mendapatkan masukan langsung dari masyarakat tentang hasil produksi mereka,” kata Rukmini.

SPKP episode 5 kali ini digelar di Kecamatan Kademangan, Minggu (10/12). SPKP merupakan kegiatan rutin tiga bulanan yang diadakan oleh Pemkot Probolinggo. “Dengan diadakannya SPKP di setiap kecamatan, maka keramaian tidak hanya di pusat kota, tapi juga bisa terjadi di setiap kecamatan sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati keramaian di dekat rumah mereka,” ujar wali kota. 

“SPKP memang bertujuan untuk menggali potensi yang ada di setiap kecamatan khususnya pada sektor ekonomi sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat setempat,” ujar Sumadi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Probolinggo selaku Ketua Panitia SPKP episode 5 kali ini. 

SPKP kali ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Probolinggo, BUMN/BUMD, perusahaan, dan pelaku UMKM di Kota Probolinggo. Setiap stan memamerkan produk-produk dari UMKM binaan, mulai dari makanan, kerajinan tangan, batik, dan sebagainya. 

Bahkan ada stan yang memberikan layanan gratis, seperti yang terlihat di stan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) memberikan layanan pemasangan alat kontrasepsi (IUD) gratis, stan RSUD dr. Saleh memberikan layanan cek tekanan darah, konsultasi dokter, dan kadar gula gratis. Tak lupa, pasti ada kesenian yang ditampilkan di setiap stan. “SPKP juga memang menjadi ajang tampilnya seniman lokal, semoga mereka bisa lebih sukses kedepannya,” kata Rukmini. Hadrah, tarian karya seniman Kota Probolinggo merupakan contoh kesenian yang ditampilkan di SPKP kali ini. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.