Lima Inovasi Kota Jadi Bekal Raih IGA 2017

JAKARTA – Kota Probolinggo berhasil masuk 10 besar Innovative Government Award (IGA) 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri yang telah menyaring 3 provinsi, 10 kabupaten dan 10 kota terbaik dalam melahirkan inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
10 kota tersebut adalah Surabaya,  Tangerang Selatan,  Bontang,  Magelang,  Surakarta,  Makassar,  Probolinggo,  Sawahlunto,  Pontianak dan Yogyakarta. IGA adalah bentuk penghargaan/ apresiasi bagi Kepala Daerah yang dipandang telah berhasil melakukan upaya-upaya strategi inovatif dalam kepemimpinan daerah yang bermanfaat bagi publik dan meningkatkan kemandirian daerah. 
Kegiatan Penilaian dan Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif (Innovative Government Award/IGA) dimaksudkan agar dapat mendorong kompetisi positif antar pemerintah Provinsi dan antar pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan guna terwujudnya kesejahteraan rakyat.
 Menurut Wali Kota Probolinggo Rukmini, dalam era kompetitif ini,  Pemerintah Daerah dituntut untuk lebih profesional dalam melakukan pengelolaan terhadap seluruh sumber daya yang dimilikinya. “Serta mampu melakukan percepatan dalam rangka mendorong peningkatan pelaksanaan di seluruh aspek, melalui kebijakan-kebijakan yang kreatif dan inovatif yang disesuaikan dengan karakteristik, kemampuan serta kearifan lokal di daerah,” katanya.
Lima inovasi unggulan dari Kota Probolinggo yang telah dipaparkan dihadapan tim penilai IGA 2017 antara lain Si INOL AJA (Sistem Inovasi Arisan dan Layanan Jamban) dari Dinas Kesehatan, MBS PUSER ORIENTED (Manajemen Berbasis SEKOLAH PUBLIC SERVICE ORIENTED) dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, KENCAN UNTUKMU ( KEMASAN CANTIK UNTUK PRODUK BERMUTU) dari Dinas Perikanan, 4. SI KEPHO ( SISTEM INFORMASI KELOMPOK PEDULI HIV/ODHA) dari Dinas Kesehatan dan SIBER PAM (SISTEM INFORMASI BERBASIS EDUKASI MASYARAKAT – PAM) dari PDAM. (*)