Wali Kota Tinjau Sumber Mata Air 

image_pdfimage_print

 

KEDOPOK- Wali Kota Probolingo meninjau lokasi sumber mata air Sentong, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok dan Sumber Mata Air Ardi di Kecamatan Wonoasih, Rabu (20/12). Wali kota  bersama Sekda Bambang Agus Suwignyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan camat lurah setempat.

Sumber mata air Sentong merupakan perbatasan antara Kelurahan Jrebeng Wetan dan Jrebeng Kidul. Sebanyak 10.000 benih ekor ikan tawar jenis ikan wader, tawes dan bader disebar di sumber mata air tersebut.

Wali Kota Rukmini menegaskan, kedatangannya ke Sentong untuk melihat lokasi perkembangan sumber dan penebaran benih ikan. Ke depan, Sentong akan disulap sebagai lokasi tempat wisata keluarga khususnya warga setempat. “Sumber Sentong ini harus dibenahi dan dikemas apik untuk tempat wisata yang alami dan sejuk. Dilengkapi dipasang gazebo atau joglo untuk berkumpulnya keluarga dan warga sekitar  membuka usaha. Ini semua dilakukan agar sumber sentong  bisa menghasilkan bagi warga sekitar,”ujarnya.

“Saya berharap kepada Kelompok Peduli Wisata (Pokdarwis) agar Sumber Sentong terawat dan dijaga agar warga sekitar dapat memanfaatkan dan menikmati keindahan alamnya. Bantuan benih ikan tawar ini semoga bermanfaat bagi warga sekitar,” harap Rukmini.

Salah satu anggota Pokdarwis, Ita menjelaskan, untuk menjaga kebersihan di sekitar sumber Sentong ini seluruh anggota yang tergabung dari pokdarwis mengadakan kerja bakti setiap minggunya. Sumber sentong ini  bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar. ”Semoga sumber mata air Sentong ini dikenal oleh masyarakat sebagai tempat wisata, bisa dikunjungi khususnya warga sekitar dan masyarakat Kota Probolinggo,” jelas Ita.

Setelah dari Sentong, Wali Kota Rukmini menuju sumber mata air Ardi yang terletak di Kecamatan Wonoasih. Sebelumnya sumber ini bernama Sumber Tuan peninggalan Belanda. Sumber ini berfungsi sebagai tempat bermain khususnya anak-anak untuk berenang dan mencuci baju. 

Wali Kota Rukmini menjelaskan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Amin Fredy, untuk memberi batasan atau tembok di sekitar sumber. Pemasangan pipa  agar air bersih yang mengalir dari sumber tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. (noviati/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.