Pemkot Tingkatkan SDM PTT

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo telah menyusun Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) berbasis akrual sejak tahun 2015, tetapi belum sekalipun mendapatkan predikat opini tertinggi dari  Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI). Hal tersebut disampaikan Sekda dr. Bambang Agus Suwignyo. 

Dia mengatakan bahwa salah satu yang menjadi permasalahan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkaitan dengan pembuatan pelaporan keuangan. “Kesiapan SDM di satuan kerja pengelola keuangan daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) umumnya kurang memiliki latar belakang bidang akuntansi, karena itu penerapan pendekatan basis akrual relatif menghadapi banyak kendala,” kata sekda.

Maka dari itu, Pemkot Probolinggo terus berupaya meningkatkan kecakapan SDM yang ada dengan memprioritaskan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang telah memenuhi persyaratan. Yaitu, memiliki pendidikan D3 dan S1  pendidikan akuntansi dan teknologi informatika. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan penataan dan menyeleksi yang nantinya akan diangkat menjadi pegawai kontrak. “Nantinya, pegawai kontrak ini akan digaji sesuai dengan UMR (Upah Minimum Regional) Kota Probolinggo, yang tentunya akan lebih besar dari sekarang,” janji Bambang Agus.

Menindaklanjutinya, Kamis (21/12), Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) dan BKPSDM mengadakan bimbingan teknis terhadap delapan puluh enam orang PTT yang telah lolos seleksi administrasi, dengan rincian tiga puluh satu orang calon tenaga teknis akuntansi dan lima puluh lima orang tenaga teknis teknologi informatika. 

“Hal ini untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang akuntansi dan teknologi informatika,” jelas Imanto, Kepala BPPKAD. Dia menambahkan dengan kegiatan ini nantinya akan tersedia tenaga yang handal dan kompeten dalam bidang tersebut. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (hingga 22/12) ini mendatangkan narasumber dari Fakultas Teknologi Informatika Universitas Merdeka Malang, BKPSDM, dan Diskominfo Kota Probolinggo. 

“Saya berharap agar seluruh kepala OPD nantinya betul-betul memberdayakan tenaga teknis akuntansi dan tenaga teknis informatika yang ada sesuai dengan kompetensinya, memantau dan mengevaluasi mereka dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” tutup sekda. (hariyantia/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.