Lima Fraksi Menerima, Satu Fraksi Menolak (The Plenary Meeting on Three Drafts of Regional Regulations)

image_pdfimage_print

Unofficial Translation

                

DPRD Kota Probolinggo rampung menggelar rapat paripurna terhadap pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (raperda). Hasilnya, lima fraksi menerima dan satu fraksi menolak raperda usulan eksekutif pada masa sidang II tahun 2015 tersebut. Fraksi yang menolak yaitu Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB).

            The City Council of Probolinggo City has just held a plenary meeting on three drafts of regional regulations. The result shows that five fractions approved the drafts while one fraction disapproved one of them. The one who disapproved the draft was fraction of Kebangkitan Bangsa party (FPKB) .

                Tiga raperda yang diterima yaitu raperda tentang pengendalian dan pengawasan terhadap peredaran dan penjualan minuman beralkohol, raperda pengelolaan drainase dan raperda pencegahan dan penanggulangan kebakaran. FPKB hanya menolak raperda terkait minuman beralkohol dan menerima dua raperda lainnya.

            The approved drafts are the drafts on control and supervision towards the distribution and sale of alcoholic beverages, management of drainage and the draft on fire prevention. FKPB just disapproved the drafts on alcoholic beverage and approved the rest two.

                Lima fraksi yang menerima raperda untuk disusun menjadi perda antara lain fraksi Nasdem, fraksi PDI Perjuangan, fraksi Partai Persatuan Pembangunan, fraksi Gerindra Demokrat (GeDe) dan fraksi Partai Golongan Karya. Rapat paripurna yang dihadiri oleh Wali Kota Rukmini itu dipimpin Ketua DPRD Agus Rudianto Ghofur, Senin (13/4).

            Five fractions who approved the drafts to be made into regulation were Nasdem, PDI Perjuangan, Persatuan Pembangunan, Gerindra Demokrat, and Golongan Karya party. The meeting attended by Mayor Rukmini was led by the Head for City Council Agus Rudianto Ghofur, Monday (13/4).

                “Saran dan pendapatan untuk eksekutif sepanjang tidak melanggar undang-undang kami harapkan bisa segera dilaksanakan. DPRD menyetujui raperda menjadi perda untuk ditindaklanjuti pada proses selanjutnya,” ujar ketua dewan.

            “We hope that suggestion and opinion for executives which are based on the regulations should be implemented soon. The Council has approved the drafts to be made into regulations and it should be implemented on the next process,” said the head for the Council.

                Sesuai diamanatkan dalam UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan juncto permendagri No 1 tahun 2014 tentang pembentukan produk hukum daerah. Dalam pasal 88 (ayat 2) disebutkan bupati/ wali kota menyampaikan perda kabupaten/kota dan peraturan bupati/wali kota kepada gubernur dan kepada mendagri melalui sekjen paling lama 7 hari setelah ditetapkan untuk mendapat klarifikasi.

            As stated in the Law No. 12 of 2011 on the establishment of legal products in conjunction with the regulation of Home Affairs Ministry No. 1 of 2014 on regional regulation. In article 88 (paragraph 2), it is stated that the regent/mayor has to report the regional regulation and the regent/mayor regulation to the Governor and to the Home Affairs Minister in 7 days after it is enacted to have clarification.

                “Kepala seluruh jajaran instansi terkait diharapkan untuk dapat konsisten dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan amanat dari peraturan daerah yang akan ditetapkan sesuai tugas, pokok dan fungsinya agar kepastian proses tersebut dapat berjalan dengan baik,” seru Wali Kota Rukmini.

            “To all related agencies, I hope that they have to be consistent and have a great intention in implementing the regulation that will be enacted based on the main duty and function so that the process will run well,” said Mayor Rukmini.

                Wali kota juga mengungkapkan rasa terimakasih kepada legislatif atas proses pembahasan raperda yang cukup panjang dalam pansus I, II dan III. “Saya selaku wali kota dan seluruh jajaran pemerintah Kota Probolinggo bersama DPRD bertekad memberi yang terbaik bagi kepentingan masyarakat,” imbuhnya. (fa)

                The Mayor also expressed her gratitude to the legislatives for the process of drafts discussion. “I as the mayor and all my staffs along with the City Council will give the best for society,” she added.

Leave a Reply

Your email address will not be published.