BPJS TK, Upaya Pemkot Melindungi Pegawainya 

image_pdfimage_print

 

 MAYANGAN – Wali Kota Probolinggo Rukmini menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 90 Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 1 tenaga kontrak di Dinas Perikanan (Diskan), Jumat (2/2). Pada kesempatan itu, wali kota juga menyerahkan santunan kematian secara simbolis dari BPJS atas nama almarhum Satullah, PTT Dinas Perikanan yang meninggal karena sakit, Desember 2017 lalu. 

Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini sesuai dengan program Pemerintah Kota Probolinggo untuk mendaftarkan semua PTT dan tenaga kontrak di lingkup pemerintahan setempat. Selain BPJS Ketenagakerjaan, nantinya PTT dan tenaga kontrak akan ikut BPJS Kesehatan. 

Untuk keluarga almarhum PTT Diskan,  akan mendapat bantuan sampai enam bulan ke depan dari BNI. “Terimakasih kami ucapkan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan BNI yang sudah memberikan bantuannya,” imbuh Rukmini, saat sambutan dalam kegiatan yang digelar di kantor Dinas Perikanan itu. 

Inilah salah satunya, lanjut wali kota, kenapa perlindungan bagi tenaga kerja dan ahli warisnya diperlukan. “Dan, salah satu upaya Pemerintah Kota Probolinggo untuk memberikan perlindungan terhadap PTT dan tenaga kontak adalah dengan mendaftarkan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,” tegas wali kota perempuan pertama di Kota Probolinggo ini. 

Tidak hanya menyerahkan kartu dan bantuan, Kepala Diskan Budi Krisyanto juga membeberkan sejumlah pekerjaan fisik tahun 2017 di OPD-nya yang telah selesai dilaksanakan.Selama 2017 terdapat 33 pekerjaan fisik yang telah selesai dengan jumlah anggaran Rp 2.059.846.100. 

Antara lain pekerjaan pemeliharaan drainase TPI, pembeliharaan toilet umum TPI, pemeliharaan gedung kantor TPI, pembangunan jalan produksi, pembangunan paving eks hutan kota, pembangunan gazebo, rehabilitasi kolam, taman KWSKP (Kawasan Wisata Studi dan Konservasi Pantai), pembangunan shelter kolam pancing, pavingisasi pasar ikan, perbaikan paving jalan pasar ikan, pembangunan pos jaga pasar ikan. 

Kini, Diskan juga memiliki KWSKP yang terletak di Jalan Lingkar Utara yang sesuai SK Wali Kota Probolinggo nomor 107 tahun 2017 tentang penetapan KWSKP di Kota Probolinggo. “Diharapkan Kawasan Wisata Studi dan Konservasi Pantai ini dapat menjadi salah satu alternative destinasi wisata Kota Probolinggo,” ungkap Budi Kris. (famydecta/humas)

 

Probolinggo Mayor, Rukmini handed over the card of BPJS TK, the Workers Social Security Management Agency, to 90 temporary employees and 1 honorary staff of local Fisheries Agency, Friday (2/2). On this occasion, the mayor also handed over compensation for death to the family of Satullah, a temporary employee who worked for Fisheries Agency, died in December 2017.

The cooperation with BPJS TK is in accordance with the local government’s program to register all of its temporary employees and honorary employees to BPJS TK. Besides register them to BPJS TK, they would be registered to BPJS Kesehatan, a health insurance, in the coming months. 

For the family of Satullah, they will receive an aid from BNI, one of Indonesian banks, for the next 6 months. “I’d like to say thanks to BPJS TK and BNI who have handed over the aid,” says Rukmini as she delivers the speech in the event held at the office of Fisheries Agency. 

This is one of the reasons, she continued, why insurance is needed. “And one of the efforts made by the municipality is to give protection to the temporary employees and honorary employees by registering them to BPJS TK and BPJS Kesehatan,” said the first female-mayor.

Not only handing over the card and aid, the head of Fisheries Agency Budi Krisyanto has also explained about the projects made by his office in 2017. In 2017, there were 33 projects that have been finished with the amount of budget IDR 2,059,846,100.

Among those projects, they had finished the development of drainage at the fish market (TPI), renovation of its toilet, renovation of the TPI building, development of park for Tourism-Study Area and Beach Conservation (KWSKP), and others. 

At the moment, the agency also has another KWSKP located at the Northern Ring Road that is based on Mayoral Decree No. 107 of 2017 on Enactment of KWSKP in Probolinggo city. “It is expected that KWSKP could be an alternative tourism spot in the city,” said Budi Kris.(translator:alfienhandiansyah)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.