Wali Kota Bina PTT Dinas Kesehatan

image_pdfimage_print

 

MAYANGAN – Dinas Kesehatan Kota Probolinggo berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat dan untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada tenaga kesehatan dan masyarakat, diperlukan adanya perencanaan kebutuhan, pengadaan, pendayagunaan dan pembinaan serta pengawasan mutu tenaga kesehatan.

Untuk itu Rabu (7/2), Dinas Kesehatan setempat menggelar pembinaan karir tenaga kesehatan serta penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada staf Pegawai Tidak Tetap (PTT). Acara yang dihadiri Wali Kota Rukmini, para staf ahli dan asisten serta Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) ini digelar di halaman kantor Dinas Kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan drg Ninik Ira Wibawati, pembinaan tenaga kesehatan baik yang menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun PTT harus dilaksanakan secara periodik dan berkelanjutan. Selain itu pembinaan bertujuan agar seluruh staf di lingkungan Dinas Kesehatan mampu melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, memilik etik dan moral tinggi serta mempunyai kompetensi yang berstandart. 

“Seluruh staf harus memahami kewajiban dan mendapatkan hak sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Staf juga harus mendapat perlindungan sosial dalam bentuk BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan,” ujar Ninik. Saat ini, Dinkes punya 107 PTT. 

Wali Kota Rukmini yang pada siang itu memberikan secara simbolis BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan agar BPJS ini tidak disalahgunakan dan digunakan sebagaimana mestinya tanpa mengharap kejadian buruk terjadi. “Saya juga berharap, kedepannya seluruh PTT yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan lebih baik lagi,” jelas Rukmini.

Pada kesempatan itu pula, Rukmini memberi nama dan meresmikan  Pos Pelayanan Terpadu (Pos Bindu) yang berada di sisi sebelah selatan Kantor Dinas Kesehatan. Pos tersebut diperuntukkan untuk seluruh karyawan Dinas Kesehatan yang bisa mengecek kesehatannya setiap sebulan sekali. Rukmini memberikannya nama “Cantik” yang merupakan singkatan dari Cara Aman Terhindar dari Sakit. ∎malinda/humas

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.