Wali Kota Ingatkan Sanksi ASN tak Netral di Pemilukada

Wali kota Probolinggo Rukmini mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas menjelang pemilihan kepala daerah (Pemilukada).”Jangan sampai terlibat segala hal yang berkaitan dengan pemilukada, nanti akan ada sanksi bagi ASN yang melanggar,” kata Rukmini. Dia menegaskan bahwa sanksi bagi ASN yang melanggar bisa berupa sanksi moral sampai dengan pemecatan. “Hal tersebut tentunya setelah melalui pertimbangan-pertimbangan,” katanya.

Selain itu, wali kota juga mengingatkan ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan disiplin dalam pekerjaan. “ASN selalu menjadi sorotan dan mendapat kritikan tajam dari masyarakat, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari, maka dari itu saya berharap agar ASN dapat menjadi contoh yang baik dan tauladan bagi masyarakat,” katanya. Dia juga mengingatkan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk selalu mengevaluasi disiplin dan kinerja dari bawahannya.

Senada dengan wali kota, Sekretaris Daerah Kota Probolinggo dr. Bambang Agus Suwignyo juga mengingatkan untuk menjaga netralitas ASN. “Simpanlah pilihan kita di hati saja, gak usah ikut-ikutan kampanye,” katanya. Dia menambahkan ASN jangan sampai melakukan pendekatan terhadap salah satu pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota demi kepentingan pribadi. “Jangan kelihatan mendukung salah satu  paslon, jangan lirik kanan kiri, ataupun selfie atau foto bersama yang menunjukkan keberpihakan pada salah satu paslon,” tambahnya. 

 Hal tersebut disampaikan pada kegiatan pembinaan kepada para ASN yang diadakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo di gedung Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (13/02). Kegiatan ini diikuti oleh 300 ASN yang merupakan perwakilan dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para ASN dalam mengembangkan disiplin diri dan kinerja dalam pekerjaan sehari-hari,” kata Rachmadeta Antariksa, kepala BKPSDM. Dia juga menambahkan bahwa ASN yang mempunyai motivasi tinggi tentunya akan memberikan kontribusi yang lebih dalam pekerjaan untuk pembangunan Kota Probolinggo. Kegiatan ini mendatangkan narasumber dari Universitas Negeri Malang, dr. Umi Hidayati, untuk memberikan motivasi dan disiplin kerja ASN kepada para peserta._hariyantiagustina

 

Probolinggo Mayor Rukmini has reminded city’s civil servants to maintain neutral ahead of regional elections (Pemilukada). “Do not involve in any activities related to the election. There would be a firm sanction for civil servants who break this rule,” Rukmini said. She mentioned that the sanction would be moral and dismissal sanction. “This (sanction) would be imposed with certain consideration,” she said. 

Besides, the mayor has also reminded that civil servants have to increase their performance and discipline. “Civil servants will always be the spotlight and get criticism from the citizens, both in performance and daily life. Therefore, I hope that civil servants could be a good example for the citizens,” she said. She also reminded all heads of working unit to evaluate the performance and discipline of their staffs. 

Similar to the mayor, Regional Secretary Bambang Agus Suwignyo has also reminded civil servants to maintain neutral. “Keep your vote in your deepest heart, don’t you ever participate in any political campaign,” he said. He added that civil servants are not allowed to make any certain approach to one of candidates for personal interest. “You are not allowed to directly support one of candidates or even taking a selfie or any form of pictures with the candidates, showing any partiality toward one of candidates,” he added. 

These were stated in a dissemination held for civil servants by city’s Agency of Personnel and Human Resource Development (BKPSDM) in Puri Manggala Bhakti, Tuesday (13/2). The event was participated by 300 civil servants representing their working units. “Its purpose is to motivate civil servants in increasing discipline and performance in daily working activities,” said the head of BKPSDM Rachmadeta Antariksa. He also added that highly motivated civil servants would give more contributions for the development of Probolinggo city. The event summoned a speaker from Malang State University, dr. Umi Hidayati, presenting material on motivation and discipline for civil servants.