UPSUS SIWAB, Targetkan 2.100 Ekor Sapi Melahirkan 1.701 Pedet 

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo menyukseskan program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) melalui Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan  dengan menggelar sosialisasi di Puri Manggala Bhakti,  Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (27/2).

Acara tersebut dihadiri Sekda dr Bambang Agus yang mewakili wali kota, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sukarning Yuliastuti dan  kepala OPD terkait serta 200 orang peternak sapi.

Ketua Panitia, Suryanto yang juga Kabid Produksi, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan menjelaskan, bahwa acara ini bermaksud untuk upaya meningkatkan populasi dan produksi ternak sapi di Kota Probolinggo sehingga jumlah sapi selalu terpenuhi.

Sementara itu, Sekda Bambang juga menjelaskan dengan adanya soialisasi ini, tak lain untuk berupaya memenuhi produksi daging di Kota Probolinggo dengan cara meningkatkan populasi ternak sapi. “Saya senang dengan adanya program UPSUS SIWAB ini karena menjadi jawaban alternatif yang harus kita jalani dengan melibatkan masyarakat untuk meningkatkan produksi daging,” ucap Agus.

Pada tahun 2018 ini, Kota Probolinggo diberi target dalam program UPSUS SIWAB, dimana sebanyak 2.100 ekor ternak sapi wajib di Inseminasi Buatan (IB), dan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) 2.100 ekor harus bunting dan melahirkan jumlah 1.701 ekor pedet.

“Peternak juga dapat manfaat dari program UPSUS SIWAB ini dimana hasil ternaknya akan mendapatkan pedet yang sehat dan tidak cacat. Kawin suntik di subsidi pemerintah alias gratis, ternak yang diperiksa kebuntingannya juga gratis, bahkan untuk sapi yang tidak bunting-bunting yang mengalami gangguan reproduksi akan diperiksa oleh dokter dan dikasih obat sehingga bisa bunting,” terang  Agus. (soni/humas)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.