Peringati HPSN, Wali Kota Minta Warga Lebih Peduli Sampah

 

KEDOPOK- Pemerintah Kota Probolinggo menggelar apel peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2018. Kegiatan yang dilangsungkan di ruang terbuka hijau (RTH) Kedopok, Jum’at (9/3) tersebut mengusung tema Sayangi Bumi, Bersihkan dari Sampah. Setidaknya ada sekitar 500 orang dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tenaga Pendidik, Pelaku Usaha, serta BUMN mengikuti apel tersebut. 

Kepala Bidang Penanggulangan dan Penanganan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Sunjoto mengungkapkan kegiatan apel untuk mendukung program Kota Probolinggo bebas sampah. “Apel ini untuk mendukung program Pemerintah Kota Probolinggo bebas dari sampah. Kita berharap apel ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah,” Ujarnya. 

Wali Kota Probolinggo, Rukmini menyayangkan masih adanya masyarakat Kota Probolinggo yang tidak peduli terhadap pengelolaan sampah. “Masih banyak warga Kota Probolinggo yang membuang sampah di sungai. Kebiasaan tersebut akan berdampak pada menurunnya kualitas lingkungan kita. Tumpukan sampah di sungai akan mengakibatkan bencana banjir, serta tersumbatnya saluran-saluran air. Ini tentu akan menjadi sumber penyakit bagi lingkungan sekitar. Saya sangat menyayangkan minimnya kepedulian masyarakat ini. Padahal kalau dikelola dengan baik, sampah justru akan menjadi berkah,” ujar Rukmini.  

“Tujuan kita adalah bagaimana masyarakat peduli terhadap sampah. Jangan lagi buang-buang sampah di sungai. Semoga tahun ini kita mampu mempertahankan piala Adipura. Namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mewujudkan mimpi kita, Kota Probolinggo bebas sampah tahun 2020,” tambah Rukmini. 

Sampai saat ini, Pemerintah Kota Probolinggo telah berupaya dengan berbagai kegiatan pengurangan sampah. Di antaranya, mengolah sampah organik menjadi kompos atau pakan ternak. Mengolah sampah anorganik menjadi kerajinan atau ditabung di bank sampah. Ada juga limbah tahu diubah menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber gas warga.

Terkait dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2018, berbagai kegiatan telah dilaksanakan di Kota Probolinggo. 5 Februari 2018, Majelis Antar Gereja memberikan bantuan sembako kepada 187 orang penyapu jalan. 22 Februari 2018, 200 anggota Paguyuban Peduli Sampah (Papesa) membersihkan sampah di Alun-Alun Kota Probolinggo. Di awal bulan ini, diadakan sosialisasi bagi 75 orang penarik gerobak sampah. 

Dalam kesempatan apel tersebut, Wali Kota juga menyerahkan penghargaan kepada Suliman sebagai penyapu jalan terajin. Sudarto sebagai pemungut sampah terajin. Wali Kota juga menyerahkan bibit palem puteri kepada SDN Kebonsari Kulon 1, SDN Sukabumi 10, SDN Wiroborang 1 dan SMP Negeri 3 Kota Probolinggo. (Noviati /Humas)