Tingkatkan Minat Batik Kota Probolinggo, Pemkot Gelar Fashion Contest

image_pdfimage_print

 

Mayangan-Untuk mengembangkan sektor jasa dan perdagangan di bidang usaha batik, sekaligus sebagai ajang promosi dan memasarkan produk-produk unggulan Kota Probolinggo, Pemerintah kota Probolinggo melalui DKUPP (Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan perindustrian) menggelar acara fashion contest batik khas Kota Probolinggo, yang terdiri atas lomba desain batik, lomba display stand pameran batik, serta lomba fashion batik.

Acara dilaksanakan mulai pagi hingga malam hari, Kamis(8/3), di Gedung Islamic Center Kota Probolinggo. Beberapa sponsor ikut berpartisipasi mensukseskan acara tersebut, di antaranya Kadin (Kamar Dagang dan Industri), Pegadaian, Bromo View Hotel, PT. BFI, Bank Jatim, BPR  Jatim, BNI, BRI, dan Kosmetik Aubeau.

Gatot Wahyudi, Kepala DKUPP menjelaskan bahwa fashion contest batik khas Kota Probolinggo dilaksanakan selain bertujuan untuk mengenalkan potensi kerajinan maupun pariwisata Kota Probolinggo, juga menjadi salah satu upaya agar kerajinan batik tulis sebagai warisan budaya tetap lestari.

“Kami berharap acara ini mampu menumbuhkembangkan industri fashion dan batik Kota Probolinggo agar dikenal tidak hanya di tingkat regional, namun juga nasional dan internasional. Kami juga berharap warga masyarakat Kota Probolinggo semakin meningkat kesadaran dan kecintaannya terhadap produk-produk fashion karya anak bangsa,” ungkapnya.

Wali Kota Rukmini, juga sangat mengapresiasi kegiatan yang juga mendapat respon positif dari masyarakat, pelaku usaha/industri bidang batik dan pelaku usaha bidang fashion ini. “Pemerintah kota Probolinggo juga akan terus berupaya dalam rangka membantu dan mendukung pelaku-pelaku  industri kecil, khususnya batik dengan cara pembinaan dan pelatihan teknis batik, perluasahan pemasaran baik di event pameran atau lainnya, serta teknis pemasaran secara on line” tegasnya.

Pemenang lomba desain batik kategori A (Usia 8-12 tahun) dengan kriteria penilaian motif kearifan lokal, pola aplikasi busana, tata warna, komunikatif dan nilai ekonomis yakni Juara I Irfi Fahrezi Salsabila, Juara II dhea Bintang Agastha, dan Juara III Angelin Daviana Tamblin. Sedangkan kategori B (usia 13-17 tahun) juara I diraih oleh Retno Syamiatul Hotimah, juara II Nur Aini, Juara III Mahrus Alaudin Jasim, harapan I Moch Ainul Yaqin, dan juara harapan II Cahyaning Asti Puspitasari.

Juara I Sumariyono, juara II Ari Budi Christinarini, juara III Myta Agustina, harapan I Mujiono, dan juara harapan II Wiyono pada lomba display stand batik dengan kriteria penilaian kesesuaian tema dan informasi, dekorasi stand, keindahan, kerapian, kebersihan dan eye catching, unik, komunikatif dan kreatif.

Lomba fashion batik busana pesta hijab batik kategori A (usia 4-7 tahun) dengan kriteria penilaian kesesuaian tema, make up dan hijab style, teknik dan pose, serta percaya diri juara I diraih oleh Mawardia Maharani, Juara II Vina, Juara III Siti Fadhilah Nuradisty Anfiar, juara harapan I Aira dan juara harapan II diraih oleh Chairunnisa Danish. Sedangkan Kategori B (usia 8-14 tahun) juara I Shintya Dwi Sabilla Maulida, juara II Faizatun Ni’mah, juara III Hafifa, juara harapan I Nayla Faren serta juaran harapan II Desti Imah Amalilah Hafi.

Dikategori C (usia 15-19 tahun) pemenang lomba fashion batik diraih oleh Anindya sebagai juara I, juara II Devka Laila Rahmah, juara III Febri A, juara harapan I Elinda Safarani dan juara harapan II Siti Nur Asih. Malinda/Humas

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.