Resmikan Kampung Seni, Wali Kota Berharap Pemuda Lestarikan Tradisi

image_pdfimage_print

MAYANGAN-Kearifan lokal merupakan salah satu aset yang paling berharga bagi sebuah daerah. Hal tersebut sangat diyakini oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Untuk itu, Pemkot terus berupaya melestarikan seni budaya lokal agar tidak tergerus oleh modernisasi. Hal tersebut terlihat dari diluncurkannya Jati Kampung Seni (JKS), Minggu malam (11/3) di Garasi Akas Jl.Panglima Sudirman, Kelurahan Jati.

Camat Mayangan, Muhammad Abbas mengatakan kegiatan tersebut merupakan perwujudan dari salah satu program Wali Kota.  “Bu Wali meminta setiap kecamatan harus mempunyai kampung kreatif dan tematik yang bisa menjadi program unggulan untuk mengangkat perekonomian masyarakat. Ini merupakan kelurahan ketiga, setelah kelurahan Mayangan menjadi kampung wisata dengan mengunggulkan wisata benteng, dan kelurahan Wiroborang menjadi kampung pelangi,” kata Abbas.

Kelurahan Jati dipilih menjadi kampung seni dengan pertimbangan setidaknya terdapat enam seni budaya khas Kota Probolinggo yang ada di Kelurahan Jati. “ Di Kelurahan Jati ada Seni musik patrol, seni musik Hadrah, seni musik Ronjengan, seni musik Klantingan, Terbang Jidor, dan Ludruk Kreasi Remaja,” tambah mantan sekretaris DPPKAD ini.

Ide awal JKS ini bermula dari obrolan santai dengan para seniman yang ada di Kelurahan Jati, diantaranya Mukadi dan Patmo, pelaku seni Ludruk di Kota Probolinggo. “Selain itu, Kelurahan Jati merupakan tempat kelahiran dari almarhum pak Trombol (seniman legendaris Kota Probolinggo), jadi pantas jika Kelurahan Jati menjadi Kampung Seni,” kata Abbas.

Wali Kota Probolinggo Rukmini sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Saya menunggu kecamatan lain untuk melakukan hal yang dilakukan oleh Kecamatan Mayangan, sampai saat ini kecamatan Mayangan paling agresif melakukan inovasi dan menciptakan kreasi,” Ujar Rukmini.

Rukmini  berharap kegiatan ini menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat. “Bisa menarik wisatawan untuk ikut menikmati seni budaya khas Kota Probolinggo. Dengan kegiatan saya berharap generasi muda lebih mengenal seni budaya tradisi dan mau melestarikannya,” pungkas Wali Kota.

Dalam kegiatan peresmian tersebut, ditampilkan beberapa kesenian khas Kota Probolinggo, di antaranya  Klantingan, Jaran Bodhag, serta Patrol. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan OPD, para seniman, dan masyarakat kelurahan Jati._hariyantiagustina

Leave a Reply

Your email address will not be published.