Lagi, Pemkot Probolinggo Jalin MoU dengan Unibraw

image_pdfimage_print

 

Wali Kota Probolinggo Rukmini menandatangani kesepakatan bersama /MoU antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Universitas Brawijaya  (UB) Malang, Selasa (13/3). Penandatanganan ini digelar di Lantai 6 gedung Universitas Brawijaya, Jalan Veteran Kota Malang.

Wakil Rektor 4 Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Moch Sasmito Djati mengatakan Universitas Brawijaya merupakan salah satu universitas yang memiliki BPNPB (jumlah pendapatan) terbesar di Indonesia. Selain Unibraw, 2 universitas dengan pendapatan terbesar di Indonesia antara lain Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM).  Perjanjian kerjasama (PKS) ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak kesepakan kerjasama ini ditandatangani dan diperpanjang waktunya apabila para pihak menyepakatinya. PKS kali ini merupakan perpanjangan kesepakatan dari tahun lalu.

“Selain di Malang, Unibraw juga memiliki cabang di luar daerah. Bahkan kita sudah bekerjasama dengan pemerintah daerah yaitu Kota dan Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, sehingga kita bisa menghemat pengeluaran untuk pembelian tanah, karena universitas ini punya puluhan hektar tanah yang kami dapatkan dari kerjasama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

“Kepada dekan – dekan yang  bersangkutan  agar nanti semua project – project ini diupayakan tidak jadi temuan. Kami berharap kerjasama ini betul – betul bisa menghilirkan hasil ilmu pengetahuan yang kita miliki,” harap Sasmito.

Wali Kota Probolinggo, Rukmini mengatakan bahwa MoU Pemerintah Kota Probolinggo dengan Universitas Brawijaya Malang dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bappeda Litbang Kota Probolinggo dengan Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian dan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang dimaksudkan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk pembangunan Kota Probolinggo.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UB dan pihak – pihak yang mendukung terealisasinya perjanjian kerjasama, semoga kerjasama ini bermanfaat buat Kota Probolinggo,” tutur Rukmini.

Tampak hadir dalam penandatanganan MoU antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Kabag Umum Setda Kota Probolinggo, Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan, Ketua LPPM, Dekan Pertanian, Dekan teknik, Dekan Ilmu Administrasi, Dekan Filkom, Ka Biro di Lingkungan Universitas Brawijaya. (mita/humas)

 

Mayor of Probolinggo Rukmini signed a MoU between the Government of Probolinggo City and Universitas Brawijaya (UB) Malang, on Tuesday (13/3). The signing was held on the 6th floor of the Universitas Brawijaya building, Jalan Veteran, Malang City.

Vice rector 4 for Planning and Cooperation affairs, Moch Sasmito Djati, said that Brawijaya University is one of the universities that has the largest BPNPB (total income) in Indonesia, and another two are University of Indonesia (UI) and Gajah Mada University (UGM). This cooperation agreement (PKS) is valid for a period of 1 (one) year and will be extended if needed. This PKS is also an extension of the agreement last year.

“UB also has branches outside Malang area. We have collaborated with local government, such as the Kediri City and Kediri Regency, East Java Province, so we can save money on land purchases, because this university has tens of hectares of land that we got from the cooperation with the local government, “he said.

“To the deans, I hope there are no findings in all projects. We hope this collaboration will truly bring the results of our knowledge,” Sasmito hoped.

Probolinggo Mayor, Rukmini said this agreement (collaboration between Bappeda Litbang and the Faculty of Engineering, Faculty of Agriculture, and Faculty of Administrative Study of Brawijaya University Malang) was intended to assist local governments in improving education, research, community service and quality of human resources affairs for the development of Probolinggo City.

“I appreciate and thank you to UB and those who support the realization of this cooperation agreement, hopefully this collaboration will be useful for Probolinggo City,” said Rukmini.

At the signing of the MoU, mayor was accompanied by assistant for Economic and Development Affairs, Head of Bappeda Litbang, Head of Fisheries agency, Head of Agriculture and Food Security agency and Head of general department of regional Secretariate of Probolinggo city. It is also attended by vice rector 3 for Student Affairs, Chairman of LPPM, Dean of Agriculture faculty, Dean of engineering faculty, Dean of Administrative Study faculty, Dean of communication study faculty, all Head of Bureau in the University of Brawijaya.(unofficial translation/hariyanti)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.