Lelang BMD, 11 Kendaraan Tidak Diminati

image_pdfimage_print

 

MAYANGAN – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo menggelar lelang terbuka untuk sejumlah kendaraan dinas. Acara ini digelar siang tadi di Gedung Islamic Center, Senin (26/3). Dalam lelang ini BPPKAD bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember. 

Sebanyak 31 kendaraan dinas dilelang dalam acara ini. Rinciannya, 30 kendaraan roda 2 dan 1 unit kendaraan roda 4. Proses lelang ini merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki laporan neraca aset milik Pemerintah Kota Probolinggo. Hal ini dilakukan karena banyak kendaraan dinas yang telah berkurang jika dinilai dari sisi manfaatnya. 

 “Lelang ini digelar dalam rangka optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) yang telah habis masa manfaatnya. BMD yang dilelang ini juga dilakukan agar tidak membebani neraca Pemerintah Kota Probolinggo. Neraca terkait BMD saat ini memang sangat besar sehingga kesempatan ini kita gunakan untuk mengurangi beban tersebut,” jelas Sekretaris BPPKAD Wawan Sugiantoro.

Wali Kota Rukmini yang turut hadir dalam lelang ini mengapresiasi upaya BPPKAD ini mengingat ini merupakan lelang terbuka yang pertama kali digelar Pemerintah Kota Probolinggo. Ia pun berharap agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Saya juga berharap para peserta mengikuti proses lelang dengan baik. Ikuti aturan yang berlaku. Bersainglah secara sportif,” tutur Rukmini. 

Siang tadi, 25 peserta telah mendaftar untuk mengikuti proses lelang. Untuk mengikuti lelang ini mereka harus menyerahkan uang jaminan sebesar 20 persen dari harga limit kendaraan yang diminati peserta. “Uang jaminan ini akan dikembalikan utuh kepada peserta yang tidak menang lelang,” tutur Rukmini. 

Hasil lelang hari ini, dari 31 kendaraan dinas yang dilelang, 11 diantaranya tidak memiliki peminat. Sesuai prosedur yang ada, 11 kendaraan tersebut dapat dilelang lagi pada acara lelang berikutnya. “Jika masih tidak laku, maka kendaraan tersebut dapat dijual tanpa melalui proses lelang,” jelas Wawan. (alfien/humas)

 

Agency of Revenue, Regional Financial and Asset Management (BPPKAD) of Probolinggo City held an open auction for a number of official vehicles. It was held this afternoon at the Islamic Center Building on Monday (3/26). In this auction, BPPKAD collaborated with the Jember State Assets and Auction Service (KPKNL).

A total of 31 official vehicles were auctioned at this event. The details are 30 of two-wheeled vehicles and a four-wheeled vehicle. This auction process is one of the efforts to improve the asset balance report of the Probolinggo City Government. This is done since many official vehicles have no more benefits.

“This auction is to optimize the expired regional assets (BMD). The auctioned assets are also to lessen the expenses of the balance sheet of the Probolinggo City Government. “The assets expense is very high so it is time to reduce it,” explained Secretary of BPPKAD Wawan Sugiantoro.

Mayor Rukmini who attended this auction appreciated this effort, considering that this was first open auction held by the Probolinggo City Government. She also hoped that the participants will use the auction properly. “I hope the participants obey the auction instructions, follow the applying rules. Please compete sportively, “said Rukmini.

This afternoon, 25 participants registered to take part in the auction process. To participate in this auction, they must submit a security deposit of 20 percent of the vehicle limit price. “This security deposit will be fully returned to participants who did not win the auction,” said Rukmini.

The result of auction is, of the 31 auctioned vehicles, 11 of them were not sold and they will be sold in next auction. “But if it still is not sold, then we can sell it directly without auction” explained Wawan.unofficial translation/hariyanti)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.