Bentuk Laboratorium Inovasi Pemkot Gandeng LAN 

image_pdfimage_print

 

JAKARTA – Untuk memastikan administrasi pemerintahan berjalan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kota Probolinggo menggandeng Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI). Nota Kesepahaman (MoU) tersebut telah ditandatangani oleh Wali Kota Rukmini dan Kepala LAN Adi Suryanto pada Selasa (3/4), di Auditorium Prof. Agus Dwiyanti, Kantor LAN, Jakarta. 

Objek MoU menyangkut pelaksanaan berbagai kegiatan penguatan kapasitas pemerintahan di Kota Probolinggo. Sementara itu, ruang lingkup MoU meliputi pelaksanaan kegiatan kajian kebijakan, pelatihan dan pengembangan kompetensi, inovasi administrasi negara, serta pendidikan tinggi. Kerja sama ini akan berlangsung selama 5 tahun kedepan. 

Dengan adanya kerjasama ini, Wali Kota Rukmini berharap kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Probolinggo bisa menghasilkan berbagai inovasi. “Inovasi bukan lagi alternatif tetapi menjadi jalur utama agar kita memiliki daya saing. Untuk itu, saya berharap kepala OPD, camat, dan lurah bisa menciptakan inovasi dalam bidang penyelenggaraan administrasi di masing-masing instansinya,” harap Rukmini. 

Salah satu realisasi dari kerja sama itu akan dibentuk laboratorium inovasi. Laboratorium ini akan difungsikan sebagai tempat setiap aparatur yang akan berinovasi untuk menciptakan perubahan di sektor publik. Keberadaanya merupakan salah satu kunci pendukung dalam pencapaian visi pembangunan Pemerintah Kota Probolinggo. 

Sementara itu, Kepala LAN Adi Suryanto mengingatkan ekstremnya perubahan lingkungan eksternal yang harus disikapi dengan baik oleh aparatur. “Lingkungan eksternal berputar sangat cepat dan bersifat intoleran, khususnya dalam bidang teknologi informasi. Sebagai contoh, munculnya ojek online yang merusak pangsa pasar ojek manual. Ojek manual tidak siap dengan kehadiran ojek online, menjadi tertinggal dan ditinggal oleh pelanggan. Itu contoh perubahan. ASN sudah sewajarnya harus merespon perubahan khususnya dalam bidang teknologi informasi,” ungkapnya.

Terkait dengan kajian kebijakan, LAN menyiapkan program pembinaan analis kebijakan. “Terdapat pembinaan analis kebijakan yang menjadi tempat untuk mencetak seorang analis kebijakan. Analis kebijakan menjadi keahlian yang tidak bisa dipandang sebelah mata untuk saat ini,” ungkap Adi. 

Untuk inovasi administrasi negara, sejak tahun 2015 LAN mengembangkan laboratorium inovasi administrasi negara. Sampai dengan tahun 2017, sudah ada 36 pemerintah daerah yang bekerjasama pengembangan laboratorium inovasi daerah. Hal inilah yang akan dikembangkan di Kota Probolinggo. (abdurhamzah/humas)

 

JAKARTA – To ensure that government administration runs in accordance with the provisions, Probolinggo Municipality makes cooperation with State Administration Institute of Republic of Indonesia (LAN-RI). The Memorandum of Understanding (MoU) was signed by Mayor Rukmini and Head of LAN Adi Suryanto on Tuesday (3/4), at the Auditorium Prof. Agus Dwiyanti, LAN Office, Jakarta.

The object of the MoU concerns the implementation of various government capacity building activities in the city. Meanwhile, the scope of the MoU included the implementation of policy studies, training and competency development, state administration innovation, and higher education. This cooperation will last for the next 5 years.

With this collaboration, Mayor Rukmini hopes that the head of the Regional Devices Organization (OPD) in the municipality can produce a variety of innovations. “Innovation is no longer an alternative but becomes the main path so that we have competitiveness. For that, I hope that the heads of the OPD, district heads and sub-district heads can create innovations in the field of administration in each of their institutions,” hoped Rukmini.

One of main goals of the collaboration is that an innovation laboratory will be formed. This laboratory will have function as a place for every apparatus to make innovations, creating changes in the public sector. Its existence is one of the key supporters in achieving the development vision of the municipality.

Meanwhile, Head of LAN Adi Suryanto reminded the extreme changes in the external environment that must be addressed properly by the apparatus. “The external environment revolves very fast and is intolerant, especially in the field of information technology. For example, the emergence of online motorcycle taxis has damaged the market share of conventional motor taxis. Conventional motor taxi is not ready for the presence of online motor taxis, being left behind and left by the customer. That’s an example of change. “ASN naturally has to respond to changes, especially in the field of information technology,” he said.

Regarding policy studies, LAN will prepare a policy analyst development program. “There is a coaching policy analyst program that will be a place to create a policy analyst. “Policy analysts are expertise that cannot be underestimated at the moment,” Adi said.

For state administration innovation, since 2015, LAN has developed a state administration innovation laboratory. Until 2017, there have been 36 local governments that have collaborated in developing regional innovation laboratories. This is what will be developed in Probolinggo City.

Leave a Reply

Your email address will not be published.