Peringati Hari Kartini, Seluruh Petugas Upacara Perempuan

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN- Pemerintah Kota Probolinggo menggelar upacara bendera memperingati Hari Kartini tahun 2018, Senin (23/4). Berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, upacara yang seluruh petugasnya merupakan perempuan itu diikuti tidak hanya dari ASN Kota Probolinggo, tapi juga dari organisasi wanita seperti Dharma Wanita Persatuan, Persatuan Istri Tentara (Persit), Bhayangkari (istri polisi), serta TP. PKK Kota Probolinggo. 

Wali Kota Rukmini, mengajak semua peserta upacara untuk meneladani sosok R.A. Kartini. “Kartini adalah teladan bagi kita semua. Ia adalah sosok pejuang dan tokoh wanita yang berani, tegas, dengan ide dan gagasan emansipasi wanita. Semangat tersebut yang mengangkat harkat dan derajat kaum wanita di Indonesia,” ujar Wali Kota Probolinggo itu.

“Sebelum Kartini berjuang menuntut hak-hak, kaum perempuan dilarang menuntut ilmu, tidak boleh bekerja, apalagi menjadi pemimpin. Itulah yang diusahakan Kartini. Kesempatan yang sama dengan laki-laki yang memang menjadi hak setiap wanita. Saat ini, kita juga melihat posisi perempuan dalam eksistensi Negara begitu penting. Perempuan adalah pencetak generasi penerus bangsa, sekaligus orang pertama yang mendidik tunas-tunas bangsa,” tambah Rukmini. 

Selain memperingati hari Kartini, upacara tersebut juga dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-22. Hari Otoda yang sejatinya diperingati pada 25 April tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis”. 

Rukmini menjelaskan tujuan dari Otoda yang selama ini sudah dilaksanakan. “Tujuan utama otonomi daerah yaitu peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal ini bisa dicapai dengan cara peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan daya saing, kreatifitas, serta inovasi yang mengandalkan kekhasan daerah”, tegas Wali Kota. 

“Jika penyelenggaraan otonomi daerah mampu diselenggarakan secara bersih dan demokratis, diiringi dengan berbagai inovasi daerah, maka mewujudkan nawa cita merupakan sebuah keniscayaan,” pungkas mantan Anggota DPR RI itu. 

Setelah Upacara selesai, Wali Kota Rukmini menerima 10 set tempat sampah organik dan non organik yang diserahkan oleh BPJS Kesehatan Kota Probolinggo kepada Pemerintah Kota Probolinggo. Wali Kota juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba mendongeng tingkat SD/MI se Kota Probolinggo tahun 2018. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyerahkan secara simbolis surat keputusan kenaikan pangkat periode 1 April 2018 bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. (Abdurhamzah/humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.