KIS Untuk PTT Dilaunching 

image_pdfimage_print

 

MAYANGAN– Pemerintah Kota Probolinggo telah menerbitkan surat edaran Wali Kota Probolinggo tanggal 5 Juli 2017 tentang menyusun langkah-langkah optimalisasi pelaksanaan program JKN-KIS untuk UHC (Universal Health Coverage) tahun 2019. Keputusan tersebut antara lain berisi pemberian jaminan kesehatan bagi pegawai pemerintah non pegawai negeri sipil (tenaga honorer dan tenaga harian lepas) sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah kota Probolinggo. Mulai akhir tahun 2017, Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo telah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal tersebut terungkap pada pertemuan antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Probolinggo dengan menghadirkan perwakilan PTT di setiap OPD.

Mirah Estherini, pimpinan BPJS Kesehatan Kota Probolinggo mengatakan, PTT yang terdaftar menjadi peserta BPJS sebanyak kurang lebih 1572 orang. “Jumlah tersebut adalah jumlah yang terintegrasi, sedangkan ada kurang lebih 800 orang yang sudah menjadi peserta JKN karena suami/istrinya adalah PNS, TNI/Polri, perusahaan, ataupun menjadi peserta mandiri,” katanya. Dia juga menambahkan bahwa 76% penduduk Kota Probolinggo telah menjadi peserta BPJS. “Kurang lebih sejumlah 183.755 orang,” kata Mirah.

Dia juga menambahkan bahwa terdapat 30 fasilitas kesehatan pertama yang menjadi mitra BPJS yakni, 6 puskesmas, 11 klinik swasta, 1 klinik Polri, 1 klinik kesehatan TNI, 9 dokter, dan 2 dokter gigi. “Selain itu, juga terdapat empat rumah sakit di Kota Probolinggo yang menjalin mitra dengan BPJS,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, BPJS memperkenalkan aplikasi yang memudahkan peserta BPJS mengatasi permasalahan yang sering dialami. “Kita telah meluncurkan “mobile JKN” yang bisa di download di playstore untuk ponsel yang berbasis android. Dengan aplikasi tersebut, peserta bisa melihat tagihan yang belum terbayar, atau bila peserta berkeinginan mengganti faskes pertama mereka. Jadi tidak perlu repot dan mengantri di kantor BPJS,” katanya.

Didik Sunaryoto, staf ahli bidang kemasyarakatan selaku perwakilan dari pemerintah kota Probolinggo sangat mengapresiasi peluncuran Kartu Indonesia Sehat (KIS) khusus untuk para PTT tersebut. “Semoga dengan diikutsertakannya PTT Pemkot Probolinggo dapat meningkatkan kesejahteraan pegawai khususnya di bidang jaminan dan layanan kesehatan yang berdampak positif bagi peningkatan kinerja pegawai. Diharapkan pegawai dapat memberikan kontribusi lebih dalam pekerjaan dan pembangunan Kota Probolinggo,” kata Didik._hariyantiagustina

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.