15 Calon Pengawas Sekolah Lulus dengan Predikat Terbaik

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN – Setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) selama kurang lebih 90 hari, dimulai dari tanggal 5 Februari 2018 s/d 11 April 2018. Sebanyak 15 orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah akhirnya bisa lulus 100 persen dengan predikat terbaik.

Selasa, (5/6), bertempat di ruang Sabha Bina Praja, dengan resmi Wali Kota Probolinggo  Rukmini menutup diklat tersebut. Ia menyatakan calon pengawas sekolah yang telah dibekali kompetensi inti dalam pelaksanaan tugas seorang pengawas, ketika sudah diangkat menjadi seorang pengawas sekolah, harus mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama diklat. Guna meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan yang dibawah pengawasannya, serta untuk mendukung program Pemerintah kota Probolinggo dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Probolinggo. 

“Saya harap bapak dan ibu bersabar untuk menunggu diangkat sebagai pengawas sekolah, dan memanfaatkan waktu yang ada. Untuk tetap terus belajar mengembangkan kompetensi diri utamanya yang berhubungan dengan  teknologi informasi. Guna menjadi pengawas sekolah yang memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam pelaksanaan tugas,” ungkap Rukmini.

Pagi itu, Rachma Deta Antariksa Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Probolinggo menjelaskan bahwa seluruh peserta telah mengikuti tahapan diklat calon pengawas sekolah, baik pada saat On The Job Traning (OJT)– I, IJT maupun saat OJT–II dengan total 161 jam pelajaran dengan baik. Dan mengikuti semua pembelajaran baik di dalam kelas maupun di tempat kerja. “Sehingga bisa dinyatakan lulus 100 persen dengan predikat terbaik,” tutur Deta sapaan akrabnya.

Ia juga memberikan piagam penghargaan, cindera mata serta buku kenangan kepada peserta peraih penilaian tertinggi dari panitia maupun para mentor selama diklat. Mereka diantaranya adalah, Agus Lithanta gurui SDN Sukabumi 2 sebagai peserta terbaik 1 dan terfavorit. Terbaik ke-2 diraih oleh Ahmad Philip guru SMPN 8, dan terbaik ke-3 diraih oleh Lilik guru SMPN 10. (malinda/humas)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.