Ditinggal Mudik, Lapor ke Ketua RT

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama dengan Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtyo meggelar rilis pernyataan resmi. Turut mendampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Prijo Djatmiko, Kepala Dinas Sosial Zainullah, Kepala Disdikpora (Dinas pendidikan, Pariwisata dan Olah raga) Muhammad Maskur.

Acara tersebut digelar di ruang Sabha Bina Praja Kantor Wali Kota Probolinggo. Dihadiri oleh para media, baik cetak  maupun elektronik, Rabu (6/6). Yang menjadi perhatian Rukmini saat ini yakni berbagai situasi dan kondisi yang terjadi di Kota Probolinggo akhir-akhir ini.

Terkait penangkapan terduga teroris di beberapa lokasi di Kota Probolinggo, Rukmini meminta masyarakat Kota Probolinggo untuk tetap tenang menghadapi kondisi tersebut.  Ia juga meminta masyarakat untuk bisa berperan aktif dalam melaporkan aktivitas-aktivitas dari tetangga atau warga pendatang yang mencurigakan dan mengajak pada kegiatan radikal.

Kepala Disdikpora menyatakan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan lembaga pendidikan (yayasan) yang dikelola oleh terduga teroris. “Setelah saya cek langsung ternyata yayasan tersebut tidak memiliki izin, serta tidak memenuhi standart dan kurikulum, dan proses pembelajarannya pun juga tidak sesuai. Namun, saya sudah menyampaikan jika ingin memiliki ijin, kami siap membantu jika mampu memenuhi semua persyaratan,” jelas Maskur sapaan akrabnya.

Selain itu Zainullah menambahkan pernyataan yang disampaikan Maskur, pihaknya juga sudah turun langsung ke rumah terduga teroris untuk membantu keluarganya. “Karena anaknya masih kecil-kecil, kami membawakan susu dan biskuit serta beras dan mie instan,”tuturnya.

Selanjutnya Rukmini dengan bangga juga mengumumkan, Pemerintah Kota Probolinggo akhirnya meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Syukur alhamdulillah, akhirnya WTP. Meski masih ada beberapa catatan kami siap untuk segera menyelesaikannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Probolinggo juga mendapat penghargaan Pastika Parama naik satu tingkat dari penghargaan sebelumnya yakni Pastika Parahita. Penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi Kementrian Kesehatan atas komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam menyukseskan pembangunan di bidang kesehatan dan implementasi Perda (Peraturan daerah) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Terkait dengan perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah, Rukmini mengucapkan selamat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggal mudik. Melaporkan ke tetangga terdekat atau Ketua RT jika akan mudik dan memastikan kendaraan yang akan digunakan baik itu sepeda motor maupun mobil dalam kondisi prima. (malinda/humas)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.