Damkar Padamkan Kantor Pemkot

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Sejumlah pegawai yang bertugas di Kantor Wali Kota Probolinggo tiba – tiba panik dan berhamburan keluar, Kamis (5/7). Kepulan asap hitam keluar dari lantai 2 tepatnya dari toilet Puri Manggala Bhakti Pemerintah Kota Probolinggo. Beberapa pegawai terlihat pucat dan  hampir menangis ketika mendengar suara sirine kebakaran yang  dibunyikan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Beberapa pegawai tampak keluar dengan membawa tas dan berkas-berkas dari ruang kerjanya masing-masing.

Kepanikan pegawai tersebut terjadi akibat tidak adanya informasi jika BPBD sedang melakukan simulasi bencana. Setelah mendapatkan informasi tersebut, baru mereka merasa lega. Meski sempat panik, mereka mulai kembali ke tempat kerja masing-masing.

Simulasi ini melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Probolinggo dan satu unit mobil ambulance milik PMI Kota Probolinggo. Simulasi dibuat seolah – olah mirip suasana sebenarnya. Dalam simulasi bencana tersebut, ada 2 korban akibat kebakaran.  Korban tersebut di larikan ke RSUD dr. Moch. Saleh oleh tim relawan PMI. 

Wali Kota Probolinggo, Rukmini memberikan arahan kepada petugas Pemadam Kebakaan, Satpol PP, PMI dan BPBD. “Tujuan simulasi ini untuk memberikan pengalaman kepada para pegawai bagaimana sebaiknya bertindak saat terjadinya kebakaran. Pegawai diberikan pemahaman dan pengalaman tentang jalur – jalur evakuasi dan tindakan yang perlu atau tidak perlu dilakukan saat terjadi kebakaran, memanfaatkan jalur – jalur evakuasi, dan yang paling penting ialah memutuskan tindakan yang harus diambil dalam waktu yang singkat dengan aman demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Gogol Sujarwanto mengungkapkan bahwa penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama dari semua pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Mita_Humas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.