Hari Krida, Wali Kota: Pertahankan Lahan Produktif!

image_pdfimage_print

Kanigaran- Dalam rangka Hari Krida Pertanian ke 46 Tahun 2018, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo menggelar kegiatan Produk Unggulan Daerah dan Olahan Hasil Pertanian. Acara digelar di halaman depan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo, Kamis (12/7). Hari Krida Pertanian ke 46 tahun 2018 ini bertemakan “ Dengan Semangat Hari Krida Pertanian Kita Tingkatkan Penguasaan Teknologi  dan Inovasi Petani Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Pangan”.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo, Sukarning Yuliastuti mengatakan Kegiatan Hari Krida Pertanian kali ini diikuti sebanyak 300 peserta dari seluruh  gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelopok Wanita Tani  se- Kota Probolinggo. 

Ia menjelaskan untuk produk olahan hasil pertanian dari tahun ketahun mengalami peningkatan.  “Tujuan kegiatan ini untuk menggali potensi produk unggulan daerah yang dimiliki Kota Probolinggo, khususnya sektor pertanian serta memotivasi petani untuk dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing komunitas pertanian terutama tahanan pangan serta untuk perbaikan kualitas produk,” ujar Sukarning.  

Wali Kota Probolinggo, Rukmini  mengatakan untuk produk olahan hasil pertanian, baik produk olahan dari tanaman pangan maupun tanaman hortikultura yang bisa diolah menjadi olahan pangan bisa ditampilkan dan dijual di supermarket yang ada di Kota Probolinggo. Gelaran potensi kali ini juga menampilkan tanaman bunga Refugia (Tanaman Hias Mekar Alami) untuk dibudidayakan. Ia menyampaikan untuk lahan pertanian produktif sekarang ini semakin sempit dan beralih fungsi menjadi pemukiman. “Saya berharap untuk lahan produktif yang ada di Kota Probolinggo untuk dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Probolinggo juga berharap agar penyelenggaraan Hari Krida Pertanian Kali ini, dapat memberikan semangat dan motivasi yang kuat bagi masyarakat dan petani di Kota Probolinggo. “Ia juga menyampaikan kepada petani dan wanita tani untuk terus semangat untuk menambah pengetahuan dan wawasan serta mau berusaha  agar pembangunan pertanian di Kota Probolinggo lebih maju,” ujarnya. (Noviati/Humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.