Kota Probolinggo Siap Sukseskan Torch Relay Asian Games

image_pdfimage_print

KANIGARAN– Kota Probolinggo mendapat kehormatan dari Pemerintah Pusat, ditunjuk sebagai salah satu daerah yang menyelenggarakan torch relay (pawai obor) Asian Games ke-18 2018. Untuk mensukseskan pawai obor tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar rapat persiapan penyambutan pawai obor, Kamis (12/7). Bertempat di Sabha Bina Praja, Sekretaris Daerah, Bambang Agus Suwignyo memimpin rapat yang dihadiri oleh organisasi pemerintah daerah (OPD), Camat, Lurah, dan Kepala Sekolah se Kota Probolinggo. 

Kota Probolinggo mendapat giliran pawai obor pada 21 Juli 2018. Menurut Sekda, Pemerintah Pusat meminta Pemerintah Daerah untuk menyiapkan pawai obor Asian Games itu. “Saat rapat di Jakarta beberapa waktu lalu, Pemerintah pusat berharap semua daerah yang disinggahi menyiapkan pawai obor ini, baik itu pendanaan maupun pelaksanaannya”, ujar Mantan Direktur RSUD dr. Moch. Saleh itu. 

“Obor Asian Games melewati 18 Provinsi, 64 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Kota Probolinggo Alhamdulillah salah satu yang ditunjuk. Kita harus memanfaatkan momentum ini sebagai promosi wisata Kota Probolinggo. Akan ada 44 negara yang meliput pawai obor ini. Untuk itu, kita siapkan sambutan yang luar biasa, kita juga pilih BJBR sebagai lokasi transit agar diekspose di seluruh Asia”, tambah Sekda. 

“Seluruh perwakilan siswa dari sekolah dan karyawan Pemerintah Kota Probolinggo akan dikerahkan untuk menyambut obor Asian Games. Mereka akan membawa bendera merah putih. Saya juga meminta ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Kota Probolinggo dan Kosela (Komunitas Sepeda Lama) juga akan mengikuti iring-iringan pawai obor Asian Games ini. Saya juga meminta, mulai besok umbul-umbul dan spanduk penyambutan harus sudah mulai dipasang”, pungkas Sekda. 

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Didit Irwanto dalam kesempatan itu menyebutkan, rute yang akan dilalui pawai obor Asian Games di Kota Probolinggo. “Start di Balai Kota menuju Jl. Suroyo, masuk Jl. A. Yani kemudian belok di depan Masjid Agung masuk Jl. KH. Mansur. Belok ke barat masuk Jl. Banda menuju Jl. di Kecamatan Mayangan ke utara sampai Polsek Mayangan, ke timur menuju BJBR. Transit untuk jamuan makan, dan hiburan, kemudian melanjutkan pawai menuju Jalan di depan pasar Kronong ke selatan, masuk Jl. A. Yani, ke timur kemudian belok kanan menuju Jl. Gatot Subroto, masuk Jl. P. Sudirman sampai di lepas di Batas Kota,” ujar Didit. 

Obor Asian Games akan memulai perjalanan dari India, melewati satu kota di Negara itu pada 14 Juli 2018. Tanggal 15-20 Juli Obor akan berada di provinsi Jawa Tengah. Tanggal 20 menuju makam Ir. Soekarno (Presiden pertama Indonesia) di Blitar. Setelah itu diarak di Kabupaten Malang dan Kota Malang untuk selanjutnya menuju Gunung Bromo. Tanggal 21 Juli 2018 pukul 08.45 WIB obor tersebut sampai di Kota Probolinggo. (abdurhamzah/humas)

 

The city of Probolinggo was honored as one of the regions passed by the 18th Asian Games torch relay. To succeed it, the Probolinggo City Government held a meeting to prepare welcoming the torch relay on Thursday (12 / 7). Located at Sabha Bina Praja, Regional Secretary, Bambang Agus Suwignyo chaired the meeting attended by regional working units (OPD), Camat (head of subdistrict), Lurah (head of village), and all School Principals of Probolinggo City.

The torch relay will arrive in Probolinggo city on July 21, 2018. According to the Secretary, the Central Government asked the Regional Government to prepare the Asian Games torch relay. “During a meeting in Jakarta some time ago, the central government hoped that all regions visited would prepare this torch relay, both funding and implementation,” said this ex-director of the RSUD dr. Moch. Saleh.

“The Asian Games torch passes 18 provinces, 64 regencies and cities in Indonesia. Alhamdulillah (thank God) Probolinggo City is one of them. We have to use it as a promotion of Probolinggo City tourism. There will be 44 countries covering news this torch relay. Therefore, we have to prepare an extraordinary welcome, we will also choose BJBR (mangrove tourism) as a transit location to be exposed throughout Asia, “added the Regional Secretary.

“All representatives of students and employees of Probolinggo City Government will be deployed to welcome the Asian Games torch. They will bring an Indonesian red and white flag. I also asked ISSI (Indonesian Cycling Federation) of Probolinggo City and Kosela (Komunitas Sepeda Lama/Old Bicycle Community) to join the Asian Games torch relay. I also asked, the welcoming banners must have been put tomorrow,” concluded the Secretary.

The Head of the Youth and Sports Division at the Education, Youth and Sports agency, Didit Irwanto said the route of Asian Games torch parade in Probolinggo City. “Start at City Hall towards Jl. Suroyo, Jl. A. Yani then turns in front of the Great Mosque, and Jl. KH. Mansur. The relay will turn west into Jl. Banda, Mayangan Subdistrict office, turn to the north until Mayangan Sub-District Police, to the east towards BJBR for banquets and entertainment. Then continue the march towards in front of the Kronong market to the south, Jl. A. Yani, Jl. Gatot Subroto, Jl. P. Sudirman and finish in the city border, “said Didit.

The Asian Games torch relay begins its journey from India, passing through a city in the country on July 14, 2018. On July 15-20, torch will be in Central Java province. On 20th July, then continue towards the tomb of Ir. Soekarno (Indonesia’s first president) in Blitar. Then it will arrive in Malang Regency and Malang City and go to Mount Bromo. On July 21, 2018 at 08:45 WIB the torch relay will arrive in Probolinggo City. (unofficial translation/hariyanti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.