Pemkot Terus Mengkampanye Gemar Makan Ikan

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen mensosialisasikan kampanye gerakan gemar makan ikan kepada masyarakatnya. Selasa (17/7), dengan tujuan membangun sinergi antara Pemerintah, stakeholder dan masyarakat dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya makan ikan. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan Kota Probolinggo itu juga menggelar lomba masak berbasis ikan.

Bertempat di UPT Sentra pengolahan hasil perikanan dan rumah kemasan, sosialisasi itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Bambang agus Suwignyo. Kegiatan tersebut diikuti oleh 190 orang yang terdiri dari peserta sosialisasi 100 orang, lomba cipta menu 20 orang, gelar ikan hias (cupang) 40 orang dan peserta pelatihan diversifikasi produk sebanyak 30 orang.

Kepala Seksi Perikanan Tangkap pada Dinas Perikanan Trillya Yuliana menyebutkan bahwa pemenang lomba masak berbasis ikan bandeng akan dikirim ke lomba cipta menu tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan diselenggarakan pada tanggal 24 Juli 2018 mendatang.

Setelah sosialisasi selesai, Panitia menggelar pelatihan pembuatan olahan hasil ikan dari ikan lumat (Surimi). Pelatihan ini bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tanggal 31 Juli 2018, Dinas Perikanan Kota Probolinggo bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan temu bisnis antara pelaku usaha perikanan di Kabupaten Probolinggo, Lumajang dan Pasuruan untuk memperluas Pasar dan akses bahan baku.

Sekda Bambang Agus Suwignyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia pun berharap kegiatan siang itu mampu mengakomodasikan kepentingan Pemerintah, instansi terkait dan masyarakat guna meningkatkan konsumsi ikan dalam mewujudkan masyarakat Kota Probolinggo yang sehat, kuat dan cerdas.

Sekda juga menyerahkan bantuan peralatan pengolahan ikan kepada kelompok Bayuangga Minahari, serta memberikan penghargaan kepada pemenang lomba pengolahan ikan dan pemenang Best of Show liga kontes putaran satu kepada Fian dari Kelurahan Sukabumi.

Pemenang lomba cipta menu kategori balita juara I diraih oleh Yulia Dewi, juara II Harwindan dan Juara III Musfida. Sedangkan juara lomba cipta menu kategori keluarga juara I juga diraih oleh Yulia Dewi, juara II Harwinda dan juara III diraih oleh Nurul Adha. Malinda/Humas

 

In correlation with 99-days work program of Mayor Hadi Zainal Abidin – Vice Mayor HMS Subri, Regional Development Planning Agency (Bappeda Litbang) held dissemination on Thematic Village Competition to the district and sub-district heads, LPM, organizer team and assessment team on Monday (25/2), at the Bappeda meeting room.

Through the socialization, it is expected that the competition can provide information on the implementation of the thematic village competition and give dissemination on the guidelines and instructions for implementing the competition. The speakers of dissemination were from Bappeda and thematic village best practices from ReReRe Village, Ketapang Sub-district, Kademangan District.

According to Mayor Habib Hadi, thematic villages have become a means of strengthening commitment in developing creativity and community participation in improving the quality of neighborhoods in a self-reliant manner.

Especially to rise the potential and local wisdom of the local environment, so that not only does the quality of the environment increase but it can potentially become the destination for domestic and foreign tourists in Probolinggo city. “The thematic village competition is an area design activity carried out in a participatory manner by the community,” he said.

The aim, continued Habib Hadi, is to realize the creation of regional designs that characterize local peculiarities through participatory planning mechanisms. As well as improving the quality of the environment of the community through community empowerment. And, it is expected to improve the local economy by exploring the economic potential of the community.

“This is the commitment of Probolinggo Municipality to provide an increasingly open space for involvement in the community. It is also realizing a characteristic village space that is sustainably implemented by the community and from the community’s creative ideas. And I hope, this thematic village will be one of the ways in handling sanitation and slum problems,” said Habib Hadi who attended the meeting accompanied by Vice Mayor HMS Subri and Assistant for Government Affairs Gogol Sudjarwo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.