Kota Probolinggo Siap Sambut Torch Relay Asian Games ke-18

image_pdfimage_print

KANIGARAN–  Pemerintah Kota Probolinggo menggelar rapat finalisasi kegiatan torch relay (pawai obor) dalam rangka Asian Games ke – 18 tahun 2018, Rabu (19/7). Bertempat di Puri Manggala Bhakti, Sekretaris Daerah Kota Probolinggo dr Bambang Agus Suwignyo memimpin rapat yang dihadiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah dan kepala sekolah se-Kota Probolinggo dan para sponsor terkait.

Bambang Agus Suwignyo menjelaskan, pawai obor ini diambil langsung dari India kemudian dibawa langsung ke Jawa tengah, setelah itu ke Blitar, lalu ke Malang berlanjut ke Gunung Bromo. Pada 21 Juli mendatang, pawai obor diterima pukul 08.00 di Kota Probolinggo. “Sesuai perintah Bapak Presiden, untuk memeriahkan Asian Games 2018, maka penyelenggaraan pawai obor di  Kota Probolinggo harus meriah,” kata sekda.

Rencana awal, Lanjut Bambang, pawai obor akan transit ke BJBR, akan tetapi setelah rapat bersama kepolisian karena pertimbangan keamanan, maka pihak keamanan tidak berkenan untuk transit di BJBR. Dan, semua kegiatan penyambutan pawai obor dipindahkan di depan kantor Pemerintah Kota Probolinggo.

Iringan pawai nantinya adalah ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Kota Probolinggo dan Kosela (Komunitas Sepeda Lama) ditambah 2 mobil double kabin serta mobil kepala OPD juga akan mengikuti iring – iringan pawai obor sampai di batas Kota Probolinggo. “Saya juga meminta, yang belum memasang umbul – umbul dan spanduk penyambutan besok harus sudah terpasang,” ujar Bambang Agus. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo Maskur mengatakan pawai obor akan singgah di depan Kantor Wali Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman. Disambut tari-tarian, penyerahan obor ke wali kota kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Banyuwangi. (mita/humas)

 

The Probolinggo City Government held a final meeting to welcome 18th Asian Games torch relay on Wednesday (7/19). Located in Puri Manggala Bhakti, Regional Secretary of Probolinggo City, dr. Bambang Agus Suwignyo chaired the meeting attended by all regional working units (OPD), sub-district heads, village heads and school principals of Probolinggo City and related sponsors.

Bambang Agus Suwignyo explained, this torch relay was started directly from India and then to Central Java, Blitar, and continued to Mount Bromo. On July 21, the torch will arrive at 08.00 here. “As ordered by the President to enliven the 2018 Asian Games, so the torch parade must be festive,” said the regional secretary.

The first plan, Bambang continued, the torch relay will go to BJBR (mangrove forest), but due to security, the security forces were not willing to do that. So, all activities to welcome Asian Games torch relay were moved in front of the Probolinggo City Government office.

The order of the march torch relay are ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia/Indonesian Cycling Federation) and Kosela (Komunitas Sepeda Lama/Old Bicycle Community), 2 double cabin vehicles and the car of agency’s head and they will deliver the torch relay to the border of Probolinggo city. “I also asked, for who have not put banners, please put it tomorrow,” said Bambang Agus.

Meanwhile, Head of Education, Youth and Sports Agency (Disdikpora), Maskur said the torch relay would stop in front of the Probolinggo Mayor’s Office on Jalan Panglima Sudirman. There will be welcoming dances, and handed over the torch to the mayor then the relay will head to Banyuwangi.(unofficial translation/hariyanti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.