Kota Probolinggo Kembali Jadi Venue Road Race

MAYANGAN – Kota Probolinggo kembali menjadi venue ajang road race untuk kesekian kalinya. Minggu (22/7), bertajuk Bromo Road Race Racing Competition 2018, ajang ini digelar di depan kantor Wali Kota Probolinggo. Tak ayal, Jalan Panglima Sudirman dipenuhi para penggemar road race yang sudah menunggu sejak pagi.

Raungan motor pembalap menjadi ciri khas tersendiri tiap kali road race digelar. Para pebalap bersama kru masing-masing menyiapkan motornya di halaman Kodim 0820. Ajang semacam ini memang menjadi kesempatan emas bagi para pebalap untuk menunjukkan potensinya beradu kecepatan.

Seperti yang disampaikan Dandim 0820 Letkol Kav Depri Rio Saransi kala memberikan sambutan. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan serupa untuk menjaring bibit- bibit muda potensial.

“Saya berharap agar kegiatan ini bisa diadakan secara rutin sehingga bisa melahirkan pebalap-pebalap andal kelak. Kami dari Kodim akan selalu mendukung kegiatan ini,” tutur Depri.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum, Budiono Wirawan yang turut hadir dalam acara ini berpesan pada generasi muda untuk menghindari balap liar karena hal tersebut dapat membahayakan diri sendiri maupin orang lain.

“Saya juga meminta kepada pihak kepolisian maupun Kodim untuk selalu mengawasi kegiatan balap liar di Kota Probolinggo,” ujar Budi.

Rute balapan kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Dengan menggunakan rute berlawanan dengan arah jarum jam, para pebalap harus berjuang melewati tikungan yang cukup tajam di sisi barat, tepatnya di depan RM. Sumber Hidup. Tak sedikit pebalap yang berjatuhan pada balapan kali ini, bahkan satu pebalap harus ditandu ke luar arena balapan untuk mendapatkan perawatan medis.

Road race kali ini digelar dalam 13 kelas termasuk kelas bebek 2 tak standart 125cc pemula hingga kelas bebek 4 tak standart 150cc injeksi pemula B. Sebanyak 111 pebalap mengikuti road race ini dan dibagi dalam 226 starter. (alfien/humas)