KPU Tetapkan Handal Brilian Sebagai Paslon Terpilih 

image_pdfimage_print

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, Kamis (26/7) menetapkan pasangan Hadi Zainal Abidin- Moch. Soufis Subri (Handal Brilian) sebagai calon terpilih dalam pilkada Kota Probolinggo 2018. Penetapan tersebut dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka di Balai Hinggil, Jl. dr. Soetomo Kota Probolinggo. Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri memimpin rapat tersebut. 

“Ini adalah hari terakhir batasan KPU harus menggelar rapat pleno penetapan”, ujar Hudri. Menyikapi susksesnya Pilkada Kota Probolinggo, Hudri mengapresiasi semua pihak yang telah membantu KPU dalam menyukseskan Pilwali Kota Probolinggo 2018. 

“Saya mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga kondusifitas Kota Probolinggo. Terlebih kepada Pemerintah Kota Probolinggo yang telah melaksanakan kewajibannya mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo 2018. Berdasarkan data yang kami himpun, partisipasi masyarakat dalam Pilkada sebesar 79 persen. Ini angka yang cukup tinggi,” ungkap Hudri. 

Wali Kota Probolinggo yang sedang mengikuti kegiatan Rakernas APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) di Tarakan, diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Probolinggo, Budiono Wirawan. Dalam sambutannya, Wali Kota berharap Kota Probolinggo bisa semakin sukses.

“Harapan saya, semoga Kota Probolinggo semakin sukses di masa yang akan datang. Kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan merata serta lebih kreatif dan inovatif,” ujar Wali Kota sebagaimana disampaikan oleh mantan Kepala Bappeda dan Litbang itu. 

Calon Wali Kota terpilih, Hadi Zainal Abidin dalam kesempatan itu mengapresiasi kinerja kepolisian. “Terima kasih kepada Kepolisian yang telah bekerja dengan baik sehingga perjalanan pesta demokrasi, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, yang mencoreng pesta demokrasi yang ada di Kota Probolinggo,” ujar pria yang akrab dipanggil Habib Hadi itu. 

“Saya akan lebih jarang pakai sarung, karena sudah diresmikan KPU,”  ujarnya diikuti tertawa para undangan. “Wah, kalau Habib jadi nanti ini sarungan semua. Harus saya sampaikan supaya tidak terjadi opini-opini yang dikembangkan, khususnya oleh partai koalisi yang lain itu. Masih banyak pertanyaan, nanti sarungan segala macam. Itu biasa, gimmick dalam pilkada itu hal yang wajar,” pungkas Habib Hadi. (abdurhamzah/humas)

 

On Thursday (26/7), General Election Commission (KPU) of Probolinggo city appointed Hadi Zainal Abidin-Moch. Soufis Subri (Handal Brilian) as the elected candidate of regional election of Probolinggo city. That appointment was declared in an open plenary meeting at Balai Hinggil, Jl. Dr. Soetomo, led by Ahmad Hudri, Chairman of KPU.

“This is the last day of KPU to hold a plenary meeting,” Hudri said. Responding to the success of the Probolinggo Regional Election, Hudri appreciated all those who helped KPU in making 2018 mayoral election success.

“I appreciate the people who have maintained the conduciveness of Probolinggo City, especially for Probolinggo city Government to encourage community participation in 2018 regional election. Based on the collected data, there is 79 percent of community participation in regional elections. This is a pretty high percentage,” Hudri said.

“I hope Probolinggo city will be more successful in the future. The welfare of community will increase and equally and be more creative and more innovative,” said the Mayor as stated by this ex-head of Bappeda Litbang.

Mayor of Probolinggo who was participating in APEKSI Rakernas (Association of All Indonesian Cities meeting) in Tarakan missed the plenary meeting and was represented by the General Administrative Assistant, Budiono Wirawan. In her remarks, the Mayor hoped that Probolinggo City could be more successful.

The elected mayor candidate, Hadi Zainal Abidin appreciated the police performance. “Thanks to the Police who have worked so well so there are no unwanted things which tarnish the democratic party in Probolinggo City,” said the man who was familiarly called Habib Hadi.

“I will use the sarong less often, because KPU has been appointed,” he said, followed by the invitees laughing. “Wow, if Habib would be a mayor, we have to use sarong all the time. I must say that there are only rumors, developed by the other coalition parties. There are still many questions, all kinds of of rumors. That is normal if there are gimmick in the elections, it is a natural thing, “concluded Habib Hadi. (unofficial translation/hariyanti)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.