Wali Kota Ajak Istri Pejabat Dukung Kinerja Suami

image_pdfimage_print

KANIGARAN–Wali Kota Probolinggo Rukmini mengundang semua istri pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Ia meminta para istri pejabat eselon II dan III itu untuk mendukung kinerja suami. Dengan demikian, diharapkan para pejabat dalam melaksanakan tugas dengan baik. 

“Rapat ini sengaja saya laksanakan supaya Ibu-ibunya (istri pejabat) tahu kalau saya sedang rapat dengan Bapak-bapak (kepala organisasi perangkat daerah),” ujar Rukmini, membuka rapat di Puri Manggala Bakti, Senin (30/7) sore. 

“Insyaallah, Bapak-bapak ini tulus dalam bekerja dan patuh. Tidak ada selingkuh. Insyaallah lima tahun tidak ada Bapak-bapak yang ngelirik,” tutur wali kota disambut tepuk tangan para pejabat. 

“Saya titip ke Ibu-ibu tentang Bapak-bapak ini. Jangan sampai berbuat tidak baik. Pemkot semakin maju juga karena kinerja Bapak-bapak. Jadi, yang mengingatkan ya Ibu-ibu,” sambung Rukmini. 

Wali kota perempuan pertama di kota mangga itu pun mengingatkan jam kerja pegawai mulai pukul 07.30 sampai 16.00.  Jika ada keterlambatan atau kegiatan di luar jam dinas bisa dimaklumi karena banyaknya pekerjaan. 

Wali kota juga menegaskan, sama seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo, pemerintahan harus kerja nyata. Camat dan lurah harus dapat menjaga wilayah agar kondusif dan aman. Terkait penghargaan, ia bangga dengan penghargaan yang telah diraih selama lima tahun ini. 

“Sebenarnya bukan penghargaan yang kita inginkan, tapi inovasi yang penting. Penghargaan nanti mengikuti. OPD buatlah inovasi sebaik-baiknya. Satu OPD harus punya satu inovasi,” tegas Rukmini lagi. 

Pada kesempatan itu, wali kota juga menceritakan terkait pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Diantaranya, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), realisasi dana desa yang harus dikelola SDM (sumber daya manusia) yang mumpuni, penambahan dana infrastruktur dari APBN kepada kota/kabupaten (masih menghitung kemampuan APBN). 

Rukmini pun menginformasikan, pelantikan wali kota terpilih (Hadi Zainal Abidin – Moch Soufis Subri) dilaksanakan bulan April 2019 mendatang, setelah ia masa jabatannya habis di bulan Januari. Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Provinsi Jawa Timur akan mengirimkan Pj (Pelaksana Jabatan) selama tiga bulan. 

“Sistem konstitusi masih saya sampai Januari 2019 ya. Jadi, mari kita terus bekerjasama hingga akhir masa jabatan saya nanti. Saya ingin keluarnya (purna tugas) saya dengan suasana nangis, baik-baik dan hati yang adem. Titip saya, Kota Probolinggo tetap kondusif baik itu masyarakat dan pemerintahannya. Jangan sampai tidak ada silaturahmi, harus harmonis,” jelas wali kota peremuan pertama di Kota Mangga ini. 

Rukmini juga menjelaskan persiapan event akbar Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) yang akan dimulai pada 28 Agustus – 3 September 2018. Salah satu kegiatan di Semipro adalah makan bareng semua pegawai di kalangan Pemkot bersama masyarakat di Alun-alun. Sedangkan pawai yang biasanya dilaksanakan pertengahan Semipro, tahun ini ditaruh di awal agar tidak menganggu kegiatan di Alun-alun. (famydecta/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.