Gandeng Stakeholder Bahas City Branding

image_pdfimage_print

Kanigaran – Untuk menyempurnakan desain slogan city branding yang akan segera diluncurkan oleh  Pemerintah Kota Probolinggo, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Dan Pengembangan (Bappeda Litbang), menggelar konsultasi publik penyusunan city branding Kota Probolinggo tahun 2018. 

Acara berlangsung pada Selasa pagi (31/7), di ruang Sabha Bina Praja Kantor Wali Kota Probolinggo. Peserta kegiatan tersebut sebanyak 200 undangan, terdiri dari Kepala OPD, Camat dan Lurah, Perkumpulan Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia, himpunan Pramuwisata Indonesia, Pelaku Ekonomi Kreatif, Dewan Kesenian, perwakilan Travel Agent, Kadin, perwakilan Perbankan serta perwakilan dari UMKM.

Selain dihadiri langsung oleh Wali Kota Rukmini, hadir pula Agung Pramono Setyo Wibowo dari Global Media Solution sebagai narasumber. Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtyo menyampaikan bahwa pelaksanaan konsultasi publik ini bertujuan untuk menjaring masukan dan saran penyempurnaan desain slogan City Branding. 

“Slogan city branding yaitu Impressive Probolingo City yang mempunyai arti Kota Probolinggo Berkesan. Nantinya akan menciptakan citra serta brand bagi Kota Probolinggo sebagai salah satu upaya memperkenalkan Kota Probolinggo sehingga menarik para wisatawan dan investor,” jelasnya.

Rukmini juga berharap slogan city branding ini tidak hanya memberikan destinasi pariwisata. Tetapi juga sebagai investasi sehingga berdampak baik pada perkembangan Kota Probolinggo, serta masyarakatnya. Kota Probolinggo juga bisa dikenal tak hanya di dalam negeri namun bisa ke luar negeri serta dapat meningkatkan pendapatan asli daerah. Membuka peluang dan lowongan pekerjaan baru.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak–pihak yang telah mendukung penyusunan city branding Kota Probolinggo. Sebagai langkah dan niat baik, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran dalam mengemplementasikannya,” pungkas Rukmini. Malinda/Humas 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.