DPRD Tetapkan Paslon Wali Kota Terpilih, Dilantik Maret 2019 

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Setelah Komisi Pemilihan Umum Kota Probolinggo menetapkan pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wali Kota selama periode 2019-2014 beberapa waktu lalu, Kamis ini (2/8) giliran DPRD Lokal menggelar rapat paripurna istimewa. Yakni menetapkan paslon Hadi Zainal Abidin dan Moch Soufis Subri sebagai kepala daerah terpilih pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Probolinggo tahun 2018. 

Rapat paripurna istimewa yang dihadiri Wali Kota Rukmini bersama Sekda dr Bambang Agus Suwignyo dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat pagi itu menjadi Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, dihadiri pimpinan dan anggota DPRD. 

Rapat paripurna istimewa DPRD Kota Probolinggo dalam UU Nomor 10 tahun 2016 penanggulangan PPATIS UU Nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota menjadi UU. Yang menyatakan bahwa penetapan paslon wali kota dan wakil wali kota Probolinggo yang ditunjuk oleh KPU tahun 2018, sebelum disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim untuk mendapatkan pengesahan pengangkatannya oleh DPRD dalam konferensi paripurna ini. 

Ditambah dengan SK KPU Kota Probolinggo nomor 60 / Hk.03.1.Kpt / 3574 / KPU.VII / 2018 tanggal 26 Juli 2018 tentang penetapan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih Kota Probolinggo periode 2019 – 2024 pada pilwali tahun 2018. 

“Menindaklanjuti hal tersebut dan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU yang telah membuat berita dalam bentuk berita, kemudian melalui rapat paripurna istimewa ini kami sampaikan penentuan paslin Hadi Zainal Abidin sebagai calon wali kota Probolinggo periode 2019-2024 dan Moch Soufis Subri sebagai calon wakil wali Kota Probolinggo periode 2019-2024, ”jelas Ketua DPRD, Agus Rudiyanto Ghaffur. 

Secara hukumitas ini akan disahkan melalui pembuatan keputusan DPRD Kota Probolinggo. Pada kesempatan itu, Wali Kota Rukmini menyaksikan penandatanganan hasil DPRD dan penandatanganan berita acara pengumuman penetapan paslon wali kota dan wakil wali kota terpilih. Rapat paripurna ini menjadi dasar pengesahan pengangkatan bagi wali kota dan wakil wali kota kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim. 

Ketua DPRD juga menginformasikan, sesuai surat Gubernur Jatim Nomor 131/10001 / 011.2 / 2018 tanggal 16 Juli 2018 perihal pengesahan pengangkatan dan pemberhentian bupati / wakil bupati dan wali kota / wakil wali kota. Selain itu ketentuan pasal 79 ayat (1) UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

“Kami umumkan menjadi masa jabatan Wali Kota Probolinggo periode tahun 2014-2019 atas nama Saudara Rukmini yaitu tanggal 28 Januari 2019. Dan, pimpinan akan mengusulkan Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan penetapan pemberhentiannya,” kata politisi PDIP tersebut. 

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun usai Wali Kota Rukmini purna tugas nantinya ada Pj (Penanggungjawab) untuk memimpin Kota Probolinggo hingga pelantikan wali kota terpilih. Rencanannya, pelantikan Hadi Zainal Abidin-Moch Soufis Subri pada Maret 2019 mendatang di Surabaya. (famydecta / humas)

 

MAYANGAN – After the General Election Commission (KPU) of Probolinggo City established the elected pair of mayor and vice mayor for the period 2019-2014, on Thursday (2/8) Probolinggo city’s council (DPRD) hold a special plenary meeting. The meeting is aimed to determine the pair Hadi Zainal Abidin and Moch Soufis Subri as elected regional heads in the election of mayor and vice mayor of Probolinggo city in 2018.

A special plenary meeting attended by Mayor Rukmini and Secretary dr. Bambang Agus Suwignyo with the head of the Regional Working Units (OPD). The meeting that morning was led by Chairman of DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, attended by leaders and members of the DPRD.

The special plenary session of Probolinggo City DPRD is related to Law Number 10 of 2016 on the PPATIS Law Number 1 of 2014 concerning the election of governors, regents and mayors becomes a law. It states that the appointment of mayor and vice mayor of Probolinggo was conducted by KPU in 2018, before being submitted to the Minister of Home Affairs through the Governor of East Java to obtain ratification of the appointment by the DPRD at this plenary conference.

It is supported with Probolinggo City KPU Decree number 60 / Hk.03.1.Kpt / 3574 / KPU.VII / 2018 dated July 26, 2018 regarding the appointment of elected mayor and vice mayor of Probolinggo City for the period 2019-2024 during the 2018 election. 

“Following up on this and based on the results of the vote count recapitulation by the KPU which made the news in the form of news, then through this special plenary meeting we conveyed the determination of the court of Hadi Zainal Abidin as a candidate for Probolinggo mayor for 2019-2024 and Moch Soufis Subri as vice mayor of Probolinggo for the period 2019-2024,” explained DPRD Chairperson Agus Rudiyanto Ghaffur.

Legally speaking, this will be ratified through the decision of Probolinggo City DPRD. On that occasion, Mayor Rukmini witnessed the signing of the DPRD results and the signing of acceptance certificate announcing the appointment of elected mayor and vice mayor. The plenary meeting was the basis for ratifying the appointment of mayors and vice mayors to the Minister of Home Affairs through the Governor of East Java.

The Chairperson of the DPRD also informs, according to the East Java Governor’s letter Number 131/10001 / 011.2 / 2018 dated 16 July 2018 regarding the ratification of the appointment and dismissal of regents / vice regents and mayors / vice mayors. In addition, it is stated in the provisions of article 79 paragraph (1) of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government.

“We declare the period of Probolinggo Mayor for the period of 2014-2019 on behalf of Rukmini, is January 28, 2019. And the leadership will propose the Minister of Home Affairs through the Governor of East Java to get the termination,” said the PDIP politician.

Meanwhile, based on information, after Mayor Rukmini has resigned, there would be an acting to lead Probolinggo City until the inauguration of the elected mayor. According to the plan, the inauguration of Hadi Zainal Abidin-Moch Soufis Subri would be conducted in the upcoming March 2019 in Surabaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.