Perdana, Benteng Jadi Venue Acara Musik

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Tak banyak yang menyangka jika kawasan benteng bisa dijadikan venue acara musik. Namun, dengan konsep sederhana menggabungkan konteks musik dan tarian tradisional, Komunitas Pecinta Musik Kontemporer Kota Probolinggo menggelar Symphony of Benteng, Sabtu (4/8) malam. Ini merupakan pertama kalinya benteng dijadikan venue acara musik. 

Dengan didukung Kodim 0820 Probolinggo dan Pemerintah Kota Probolinggo, acara ini mendapatkan sambutan baik dari masyarakat Kota Probolinggo, khususnya kalangan muda. Ratusan tiket terjual malam itu. Acara tersebut menghadirkan penampilan dari 4 kelompok musik kontemporer, 2 diantaranya berasal dari Kota Probolinggo. 

Dimulai sejak pukul 7 malam, acara ini menampilkan GKoper (Probolinggo), Kompeni Esemkada (Probolinggo), Keroncong Gatara (Surabaya), dan Ethnologika (Jember). Dengan mengusung musik kontemporer, yakni perpaduan musik etnik dan modern, mereka mampu menampilkan sajian yang menghibur di suasana malam yang cukup dingin kala itu. 

Seperti yang ditampilkan oleh Keroncong Gatara membawakan lagu Bon Jovi berjudul It’s My Life. Mereka mampu memadukan instrumen tradisional dan modern dalam kemasan menarik hingga mampu membius para penonton. Lantunan ukulele yang sangat kental sedikit demi sedikit menghilangkan nuansa rock yang terkandung dalam lagu tersebut. Sangat menarik. 

Ethnologika dari Jember pun tak mau kalah. Dengan menggunakan alat musik tradisional dari Kalimantan, yakni Sapek, lagu Shape of You yang dipopulerkan oleh Ed Sheeran disajikan dalam nuansa tradisional. Para penonton pun terhipnotis dengan penampilan Ethnologika. Mereka mengiringi lantunan Sapek dengan menyanyikan lirik dari lagu tersebut. 

Dandim 0820 Letkol Kav Depri Rio Saransi yang hadir malam itu menyatakan dirinya puas melihat penampilan yang disajikan dalam Symphony of Benteng. “Luar biasa. Kegiatan ini tiap tahun harus ada,” tutur Letkol Kav Depri Rio Saransi. Sejumlah pejabat Kota Probolinggo hadir malam itu termasuk Kepala Diskominfo Aman Suryaman, Kasatpol PP Agus Efendi, Camat Mayangan Mohammad Abbas serta sejumlah lurah se-Kecamatan Mayangan.

Sementara itu, Ketua Panitia Hendy Satriawan menuturkan bahwa ini merupakan salah satu ajang promosi Benteng. Dengan konsep perpaduan musik, tari, dan sastra, Hendy menyatakan bahwa benteng cukup representatif untuk dijadikan venue ajang musik.

“Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwasannya Kota Probolinggo punya potensi musik kontemporer yang bisa diandalkan selain dangdut. Sekaligus kami ingin mengenalkan bahwa lokasi benteng cukup asik buat live show,” ujar Hendy. (alfien/humas)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.