Upacara Penurunan Bendera, Ketua PN Jadi Inspektur

image_pdfimage_print

MAYANGAN- Ketua Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, Danardono menjadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera dalam rangka HUT ke-73 Republik Indonesia di Alun-Alun Kota Probolinggo. Upacara yang dijadwalkan berlangsung pukul 15:00 WIB, baru dimulai pukul 16:30 WIB. Meski tidak menjadi Inspektur Upacara, Wali Kota Rukmini juga menghadiri upacara tersebut. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Upacara penurunan bendera kali ini tidak menyuguhkan atraksi-atraksi teatrikal. 

Penurunan bendera oleh anggota Paskibraka berlangsung hampir tanpa celah. Meski angin di Alun-Alun cukup kencang, tidak menjadi hambatan bagi Pasukan 8 untuk menurunkan Sang Saka. Hal ini diakui pelatih mereka, Serma Puryadi dari Kodim 0820 Probolinggo sebagai hasil dari latihan keras selama 17 hari. 

“Memang sebelum ikut Paskibraka, mereka sudah memiliki latar belakang PBB (Peraturan Baris Berbaris). Tapi mengubah PBB kreasi ke PBB Paskibraka itu yang cukup butuh waktu. Kalau PBB Kreasi kan dituntut keindahan, sementara Paskibraka lebih dituntut kekompakan. Kalau Paskibraka ini kita mengikuti Peraturan Panglima TNI tentang Peraturan Baris Berbaris TNI. Siswa-siswi ini berlatih dengan keras dan penuh tanggung jawab. Ini yang menjadikan semua tugasnya berjalan sesuai rencana,” ujar Puryadi.

Pasukan 8 terdiri dari Nanda Wira FB sebagai pembawa baki, dari SMA Negeri 3 Kota Probolinggo. Angetrisha Merici Purnamasica dari SMAK Mater Dei Kota Probolinggo. Giovanni Genesius Parera dari SMA Negeri 3 Kota Probolinggo. Nurul Huda dari SMA Sunan Giri Kota Probolinggo. Yuzky Eka Wardana dari SMK Negeri 4 Kota Probolinggo. Nur Azizah dari SMA Negeri 1 Kota Probolinggo. Fita Megasari dari SMA Negeri 4 Kota Probolinggo, serta Ni Putu Reggita dari SMA Negeri 2 Kota Probolinggo. (abdurhamzah/humas) 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.