257 Lowongan Tersedia di Job Fair Mini

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Untuk kedua kalinya di tahun 2018, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Probolinggo menggelar Job Market Fair (JMF), Rabu (29/8). Kali ini, Disnaker menggelarnya dengan konsep Job Market Fair Mini. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda dalam rangka memeriahkan Semipro 2018. Agenda ini memang hampir tak pernah absen di Semipro beberapa tahun belakangan, mengingat ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran di Kota Probolinggo.

Kepala Disnaker Kota Probolinggo, Wahono Arifin mengungkapkan bahwa job fair kali ini menggunakan konsep mini dikarenakan jumlah peserta yang berpartisipasi tidak sebanyak job fair sebelumnya. Namun ia berharap kegiatan ini tetap dapat memberikan kontribusi baik bagi perusahaan maupun para pencari kerja.

“Peserta Job Fair kali ini sejumlah 13 perusahaan. 10 perusahaan dari Kota Probolinggo, 1 perusahaan dari Surabaya, dan sisanya dari Kabupaten Probolinggo. Sedangkan jumlah lowongan yang tersedia sebanyak 257 pekerjaan,” jelas Wahono.

Digelar di GOR A. Yani, JMF dihadiri langsung oleh Wali Kota Rukmini, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Achmad Sudiyanto, sejumlah kepala OPD, serta camat dan lurah se-Kota Probolinggo. Sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, tekstil, hingga perbankan memberikan kesempatan bagi para pencari kerja untuk bergabung dengan perusahaan mereka. Hingga berita ini ditulis, sebanyak 360 pencari kerja telah mendaftar pada job fair mini. Jumlah tersebut masih bisa bertambah hingga job fair berakhir pukul 12 siang.

Sementara itu, Wali Kota Rukmini menyampaikan bahwa job fair kali ini digelar dalam konsep mini karena di beberapa kota/kabupaten lain tengah menggelar job fair serupa sehingga tidak banyak perusahaan yang berpartisipasi kali ini.

“Mencari pekerjaan sekarang ini sulit, jadi apa yang ada ini harus kita manfaatkan betul. Kepada para pencari kerja, saya berharap agar nanti ketika sudah memperoleh pekerjaan, harus melakukannya dengan tulus,” tutur Rukmini.

Dalam kesempatan yang sama, Rukmini juga mengapreasiasi dan memberi selamat kepada atlet panjat tebing asal Kota Probolinggo, Rindi atas keberhasilannya meraih medali emas dalam ajang Asian Games 2018 di Palembang. Ia pun menyatakan, sebagai bentuk apresiasi, Rindi akan diangkat sebagai salah satu pegawai Pemerintah Kota Probolinggo.

“Yang meraih medali emas wajib kita masukkan ke pemkot. Sementara sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) dulu, nanti kita urus sampai dengan mendapatkan status CPNS, kita akan koordinasi dengan Kemenpora. Siapa pun yang berprestasi memang merupakan prioritas untuk menjadi PNS,” ujar Rukmini._alfien(humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.