Berdayakan Ekonomi Perempuan, Pemkot Gelar Sosialisasi

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Masalah pemberdayaan perempuan khususnya di bidang ekonomi memang harus ditingkatkan. Perempuan kerap menjadi korban dari ketidakberdayaan secara ekonomi, jika terjadi dalam rumah tangga mereka. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindugan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) menggelar acara Sarasehan Pemberdayaan Perempuan Pengembang Ekonomi Lokal (P3EL) di Ruang Pertemuan PKK Kota Probolinggo, Jumat (31/8).

Sosialisasi ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari OPD terkait, Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Probolinggo, dan anggota P3EL Kota Probolinggo. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat dan peningkatan pengetahuan bagi P3EL dalam pengelolaan usaha yang dimiliki. Selain itu, program agar CSR bisa disinergikan dengan anggota P3EL. Harapannya, anggota P3EL bisa menggembangkan usahanya. Sosialisasi ini juga menjadi bahan evaluasi kegiatan P3EL, ”demikian Kepala DPPPAKB Sukam saat menyampaikan laporannya.

Wali Kota Probolinggo, Rukmini menjelaskan salah satu target pembangunan Nasional adalah meningkatkan kualitas perempuan sebagai sumber daya manusia. “Perempuan adalah sumber daya yang mampu mengakses dalam berbagai aspek. Pembangunan yang mengarah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesehatan, perbaikan gizi dan pengembangan iklim yang mendukung kemampuan perempuan dan meningkatkan kualitas kelembagaan organisasi perempuan, ”ujar Rukmini. 

Program P3EL merupakan program pemberdayaan yang diperuntukkan bagi perempuan dalam rangka peningkatan pendapatan untuk kesejahteraan keluarga. Pada saat untuk meningkatkan jumlah kaum perempuan menuju kesetaraan gender. Program ini juga dalam rangka menumbuhkembangkan kelompok-kelompok usaha ekonomi produktif dan berbasis sumber daya lokal. Salah satu usaha yang bisa dikembangkan oleh anggota P3EL antara lain membuat kue kering, usaha telur asin, toko kelontong dan berdagang nasi goreng.

“Peran dan forum CSR sangat diperlukan, dan memungkinkan pertumbuhan yang lebih baik. Saya berharap kelompok P3EL ini memberikan semangat kepada kelompok-kelompok lain atau anggota masyarakat untuk menjadi lebih maju, ”pungkas Rukmini. Noviati / humas

 

KANIGARAN – The issue of empowering women, especially in the economic field, must indeed be improved. Women are often being victims of economic powerlessness, if problems occur in their households. In response to this, Probolinggo Municipality through the Women’s Empowerment, Child Protection and Family Planning Office (DPPPAKB) held a Workshop on the Empowerment of Local Economic Developers (P3EL) in the Probolinggo City PKK Meeting Room on Friday (31/8).

The dissemination was attended by 50 participants consisting of related working units (OPD), Chairman of Probolinggo City’s Corporate Social Responsibility (CSR) Forum, and members of Probolinggo City P3EL. “This activity aims to provide motivation and increase knowledge of P3EL participants in managing their business. In addition, the CSR program can be synergized with P3EL members. Hopefully, P3EL members can develop their business. This is also an evaluation material for P3EL activities,” said the Head of DPPPAKB Sukam when delivering his report.

Mayor of Probolinggo, Rukmini explained that one of the national development goals is to improve the quality of women as human resources. “Women are a development resource capable of playing an active role in various aspects. Development that aims to improve knowledge, skills, health, improve nutrition and develop a social climate that supports women’s abilities and improve the institutional quality of women’s organizations,” said Rukmini.

The P3EL program is an empowerment program intended for women in order to increase income for family welfare. And eventually, it aims to improve the position of women towards gender equality. This program is also implemented in the context of developing productive economic groups and based on local resources. One effort that can be developed by P3EL members includes making cookies, salted egg businesses, grocery stores and trading fried rice.

“The role CSR forum is very significant, so that it enables the local economy to develop better. I hope this P3EL group provides motivation to other groups or members of the community, especially women, so they can develop their businesses to become more advanced,” Rukmini ended.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.