HUT RI ke-70, 26 Napi Bebas (70th Anniversary of RI’s Independence, 26 Prisoners Set Free)

image_pdfimage_print

Unofficial Translation


                Dalam rangka untuk memperingati HUT RI ke 70, sebanyak 26 narapida binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B kota Probolinggo langsung bisa bebas. Hal ini dikarenakan para napi tersebut mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman pada Senin (17/8) lalu.

In commemorating the 70th anniversary of Indonesian Independence Day, as many as 26 prisoners in Penitentiary Class II B of Probolinggo City were directly set free. This was due to the remission granted to them on Monday (17/8).

                Acara tersebut di gelar di dalam Lapas Kelas II B kota Probolinggo, dan dihadiri oleh Wali Kota Hj. Rukmini, Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, Kepala Lapas Kelas II B kota Probolinggo Teguh Wibowo, serta para undangan lain dari jajaran kepala SKPD.

The event which was held in the Penitentiary Class II B of Probolinggo City, was attended by Mayor Rukmini, The Head for City Council Agus Rudiyanto Ghaffur, Chief for local Penitentiary Teguh Wibowo, and all the invitees of local government.

                Kalapas kelas II B Teguh Wibowo mengungkapkan bahwa para napi yang bebas ini telah telah lolos dalam masa pembinaan. “Para napi yang bebas ini dikarenakan sudah lolos dalam masa pembinaan, serta sudah memiliki disiplin tinggi. maka mereka terpilih menerima remisi tersebut.” kata Teguh Wibowo.

Teguh Wibowo stated that those who were set free have fulfilled the requirements. “They were set free for having good behaviour and showing high discipline. In this term, they deserved to be granted with remission,” he said.

                Walikota Hj. Rukmini sendiri menyampaikan, peringatan HUT RI yang ke-70 tahun ini patut disyukuri. “Hari ini kita patut bersyukur. Hari ini juga kita saksikan pemberian remisi pada sejumlah napi yang ada di Lembaga Permasyarakatan kelas II B.” ujar Hj. Rukmini.

Mayor Rukmini herself stated that the 70th anniversary of Indonesia Independence Day should be grateful. “We should be grateful. Today we witness ourselves the remissions granted to several prisoners in this penitentiary,” said Rukmini.

                Wali Kota juga mengatakan, kedepan sistem pemberian remisi agar bisa dilakukan secara online untuk lebih menghemat biaya. “Dengan sistem secara online bisa lebih mengurangi biaya, dan juga unutk menghindari dimanfaatkannya sistem tersebut oleh pihak-pihak tertentu.(din)

The mayor also said, in the future, remissions should be granted online to have a cost-effective system. “Using online system will reduce the cost. We also have to ensure that the system is safe and not being used by any irresponsible sides,” she said.

Leave a Reply

Your email address will not be published.