Wali Kota Berharap Nilai SAKIP Meningkat

 

KANIGARAN – Rabu, (5/9) bertempat di Ruang Sabha Bina Praja Kantor Pemerintah Kota Probolinggo digelar Evaluasi dan Pembinaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Probolinggo Tahun 2018. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Rukmini didampingi Sekda Bambang Agus Suwignyo, Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtyo serta Ketua Tim Evaluator dari Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur, Dwi Suyantono.

Ketua Tim Evaluator Dwi Suyantono menjelaskan Kabupaten/ Kota Probolinggo termasuk  salah satu Kota yang diprediksi naik kelas, salah satunya Kota Probolinggo. Untuk mendapatkan aspirasi dari tingkat Jawa Timur penilaian SAKIP harus tinggi dan peringkat BB. Saat ini Kota Probolinggo mendapatkan peringkat B dengan jumlah nilai 60,14.

“Tujuan evaluasi ini untuk meningkatkan akuntabilitas dan kinerja pemerintah. Dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, sehingga memberikan hasil nyata kepada masyarakat. Kota Probolinggo harus naik kelas, Bapak Ibu harus punya kemauan. Mudah-mudahan di akhir kepemimpinan ibu wali kota, kita bisa memberikan hadiah yang luar biasa dengan penilaian SAKIP di Kota Probolinggo naik menjadi BB,” ujarnya.

Wali Kota Rukmini dalam sambutannya menjelaskan, sebanyak 22 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan memaparkan implementasi SAKIP. Yakni Inspektorat, Bappeda Litbang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil), Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR). 

Serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AKB), Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Probolinggo. 

“Dengan hadirnya tim evaluator dari Provinsi Jawa Timur, bertujuan untuk memberikan masukan dan saran yang baik untuk Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperbaiki SAKIP. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota Probolinggo mendapatkan peringkat B dengan nilai 60,14. Saya berharap tahun ini Kota Probolinggo bisa naik kelas dan mendapatkan peringkat BB,” pesan Rukmini. (noviati/humas)